Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 8 Jul 2024 21:23 WIB

Hadapi Krisis Beras, Novita Hardini Kampanyekan Makanan Pendamping Nasi


					Hadapi Krisis Beras, Novita Hardini Kampanyekan Makanan Pendamping Nasi Perbesar

PanselaNews.com,Trenggalek – Ketua TP PKK Trenggalek , Novita Hardini, SE.,ME., fokus mengkampanyekan makanan pendamping beras dalam Giat Kunjungan Lapangan 2024.

Krisis beras menjadi salah satu warning anggota DPR RI Dapil VII Jatim itu, melihat harga beras yang semakin mahal. Padahal beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat di seluruh pelosok nusantara. Apalagi anggapan belum makan kalau belum makan nasi perlunya disikapi.

Menurut perempuan cantik itu perlunya dipikirkan makanan pendamping nasi untuk menghadapi krisis pangan yang terjadi. Bukan tidak mungkin harga beras nantinya semakin mahal dan tidak terjangkau masyarakat.

BACA JUGA  Polda Jateng Lakukan Penyekatan Kendaraan Sumbu Tiga di Exit Tol Gandulan Pemalang

Dengan terbiasa makan makanan pendamping lainnya, ketergantungan terhadap beras dapat dikurangi. Dengan peran PKK harapannya ketahanan pangan di Trenggalek dapat tercapai. “Bukan tidak mungkin tahun 2025 krisis beras bisa saja terjadi. Apalagi harga beras saat ini yang sangat mahal,” kata Novita di Balai Desa Gayam, Kecamatan Panggul, Senin (8/7/2024).

Tidak berhenti di sini, Master of Economic UIN SATU ini juga tidak kenal lelah menyinggung mengenai Sekolah Perempuan untuk terus semakin dikuatkan. Dampaknya sangat terasa, apalagi PPK saat membuat gebrakan. Melalui program Sapa Kawan, sesuai namanya, Founder UPRINTIS Indonesia itu  menginginkan ada pembelajaran bagi kader PKK secara daring.

BACA JUGA  Kapolres Trenggalek Paparkan Perkembangan Penanganan Bencana Tanah Longsor

2 hingga 3 pertemuan secara daring dalam sebulan diharapkan dapat menguatkan para kader sehingga dapat menjawab tantangan yang tengah dihadapi dilapangan.

Dengan pertemuan daring ini permasalahan yang terjadi bisa langsung di sampaikan dan dicari pemecahannya sehingga tidak perlu menunggu kunjungan Ketua TP PKK.

BACA JUGA  Lakalantas Truk Vs Motor di Selogiri Wonogiri, Polisi Lakukan Olah TKP

Ada lagi program Trenggalek Belajar, aplikasi yang berisikan materi-materi pembelajaran baik. Seperti halnya pelatihan UMKM, pelatihan publik speaking bahkan pembelajaran sekolah yang bisa diakses gratis oleh seluruh masyarakat.

Untuk hal penting ini Novita rela keliling keseluruh kecamatan di Trenggalek untuk memastikan kader PKK ikut berperan aktif dalam membantu pemerintah. (Sar)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini