Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025: Tema dan Logo Resmi Dirilis
Perbesar
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dengan tema “Ending Plastic Pollution Globally” yang menyerukan aksi melawan polusi plastik. (Foto: UNEP)
Fokus pada Penghentian Polusi Plastik, Korea Selatan Jadi Tuan Rumah
Panselanews.com [JAKARTA] – Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2025 diperingati pada 5 Juni 2025 dengan tema global “Ending Plastic Pollution Globally” di bawah kampanye #BeatPlasticPollution. Dipimpin oleh United Nations Environment Programme (UNEP), peringatan tahunan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan aksi global untuk melindungi lingkungan. Tahun ini, Republik Korea Selatan menjadi tuan rumah, dengan Provinsi Jeju sebagai lokasi utama perayaan resmi.
Tema “Ending Plastic Pollution Globally” menyoroti krisis polusi plastik yang mencemari lautan, sungai, dan bahkan masuk ke rantai makanan sebagai mikroplastik. Dunia memproduksi lebih dari 430 juta ton plastik setiap tahun, dengan dua pertiga menjadi sampah sekali pakai. Jeju, yang menargetkan bebas polusi plastik pada 2040, telah menerapkan kebijakan inovatif seperti sistem deposit cangkir sekali pakai dan pemisahan sampah wajib untuk meningkatkan daur ulang.
UNEP mencatat, sekitar 11 juta ton sampah plastik mencemari ekosistem air setiap tahun, merusak lebih dari 800 spesies laut dan pesisir. Peringatan ini bertepatan dengan negosiasi perjanjian global untuk mengakhiri polusi plastik, yang akan dilanjutkan di Jenewa, Swiss, pada Agustus 2025. Korea Selatan, sebagai tuan rumah, memperkuat komitmennya melalui strategi siklus hidup plastik yang mencakup produksi, konsumsi, penggunaan ulang, dan daur ulang.
Masyarakat dunia diajak berpartisipasi melalui aksi nyata seperti pembersihan pantai, pengurangan plastik sekali pakai, dan mendukung kebijakan ramah lingkungan. Logo resmi Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dapat diunduh melalui situs resmi UNEP di www.worldenvironmentday.global, yang juga menyediakan informasi tentang acara lokal dan tips keberlanjutan.
Di Indonesia, berbagai organisasi seperti @pusdal_lh_jawa dan @ditjenpk_kkp mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). “Mari bersama menciptakan masa depan yang lebih bersih,” tulis @ditjenpk_kkp di X, menyerukan aksi kolektif melawan polusi plastik.(*)
Editor: Tri Wahyudi
Artikel ini telah dibaca 81 kali
Baca Lainnya
Trending di Berita Terkini