Khofifah Ajak Doa Bersama Korban Kecelakaan Kereta, Tekankan Solidaritas
Panselanews.com [MAGETAN] – Acara serah terima jabatan (sertijab) Bupati Magetan pada Selasa, 27 Mei 2025, berlangsung penuh haru di Pendopo Surya Graha, Magetan. Di tengah prosesi, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, atas empati dan dedikasinya dalam menangani tragedi kecelakaan kereta api di Perlintasan KA Barat, Kecamatan Barat, Magetan, yang menelan korban jiwa pada 26 Mei 2025.
Dengan suara penuh ketulusan, Khofifah mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala untuk mendoakan para korban kecelakaan agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, serta memohon kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. “Ini bukan hanya soal peristiwa, tetapi tentang kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian kita bersama,” ujarnya, menggugah hati para tamu yang hadir, termasuk pejabat daerah dan masyarakat Magetan.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, sebelumnya memfasilitasi pertemuan antara penjaga palang pintu, Agus, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan keluarga korban. Pertemuan tersebut berhasil menciptakan suasana saling memaafkan, menunjukkan pendekatan humanis dalam penanganan kasus. Khofifah menyoroti langkah ini sebagai wujud nyata empati dan upaya menjaga harmoni sosial di tengah duka.
Kecelakaan kereta api di Magetan menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di perlintasan kereta. Gubernur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas di perlintasan KA. Sementara itu, proses hukum terkait kecelakaan masih berjalan di Polres Magetan untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.
Acara sertijab ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momen refleksi akan solidaritas dan kemanusiaan. Khofifah menekankan perlunya belajar dari musibah untuk membangun masyarakat yang lebih peduli dan saling menguatkan.(*)
Editor: Tri Wahyudi









