Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 7 Nov 2025 08:57 WIB

Hilang Sebulan, Nenek Sarmi Asal Purwantoro Ditemukan Meninggal di Hutan Gunung Tunggangan


					Hilang Sebulan, Nenek Sarmi Asal Purwantoro Ditemukan Meninggal di Hutan Gunung Tunggangan Perbesar

Petugas mengevakuasi jasad nenek Sarmi di Hutan Gunung Tungganngan

 

PanselaNews.com [WONOGIRI] — Setelah hampir sebulan dinyatakan hilang, seorang nenek bernama Sarmi (95), asal Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan hutan Gunung Tunggangan pada Kamis, 6 Nopember 2025 siang.

Penemuan kerangka manusia itu pertama kali diketahui oleh Sarno (59), seorang petani setempat, sekitar pukul 14.00 WIB ketika sedang mencari pakan ternak di area perkebunan yang terletak di lereng Gunung Tunggangan.

“Saya melihat ada tulang yang menyerupai kerangka manusia. Setelah memastikan bersama warga lain, kami segera melapor ke Polsek Purwantoro,” ujar Sarno kepada petugas.

BACA JUGA  Speling Ahmad Luthfi Bawa Dokter ke Desa di Jateng

Tak butuh waktu lama, tim dari Polsek Purwantoro bersama perangkat desa langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Di sekitar kerangka ditemukan kain jarik dan pakaian yang masih melekat, yang kemudian dikenali oleh keluarga sebagai milik Sdri. Sarmi (95), warga Desa Bakalan Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri.

Sarmi diketahui telah dilaporkan hilang oleh cucunya, Pardi (40), pada 5 Oktober 2025 lalu. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sang nenek pergi dari rumah tanpa pamit sejak 2 Oktober 2025 sekitar pukul 15.30 WIB, dan upaya pencarian selama berminggu-minggu tidak membuahkan hasil.

BACA JUGA  Tragedi Latihan Silat di Boyolali: Pelajar Tewas, Dua Pelaku Ditahan

Kepastian identitas korban diperoleh setelah anak kandung korban, Sarni (70), memastikan bahwa kain jarik dan pakaian yang masih melekat pada kerangka identik dengan yang dipakai ibunya saat terakhir kali terlihat meninggalkan rumah.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., melalui melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., dalam keterangan resminya, Jumat (7/11/2025) membenarkan kejadian tersebut,  dan menyampaikan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Sdri. Sarmi.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keluarga memastikan identitas korban dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Malam Tirakatan HUT Sragen ke-279: Plt Bupati Suroto Pimpin Refleksi Sejarah

Keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi anggota keluarga lanjut usia. Terutama bagi mereka yang sudah mulai pikun atau mengalami keterbatasan fisik, agar tidak bepergian sendirian tanpa pendampingan.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini