Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 11 Feb 2025 07:51 WIB

Indonesia Siap Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Reformasi Birokrasi Jadi Kunci Sukses


					Mardani Ali Sera/ Foto: @MardaniAliSera Perbesar

Mardani Ali Sera/ Foto: @MardaniAliSera

Mardani Ali Sera mengajak Indonesia belajar dari Vietnam, demi mencapai target 8% di 2025 dan 10% di 2026

 

PanselaNews.com, Jakarta – Di tengah dinamika global yang terus bergulir, Indonesia diberikan tantangan besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah dengan mereformasi birokrasi. Hal ini disampaikan oleh Mardani Ali Sera melalui akun media sosialnya, @MardaniAliSera. Ia menegaskan, “Reformasi birokrasi sederhananya miskin struktur dan kaya fungsi. Jumlah kementerian/lembaga setingkat menteri sedikit dan fungsinya diperbanyak.”

BACA JUGA  Gubernur Ahmad Luthfi Tetapkan UMP Jawa Tengah 2026, Naik 7,28% Segini Besarannya

Mardani juga mengomentari langkah Vietnam yang sedang berbenah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% di tahun 2025 dan 10% di tahun 2026. “Vietnam, dengan segala keterbatasannya, berhasil mengejar target ambisius. Indonesia, sebagai negara besar dengan potensi yang melimpah, sebenarnya memiliki peluang yang sama, bahkan lebih besar. Yang terpenting adalah kita harus bekerja cerdas dan tuntas,” ujarnya.

BACA JUGA  Ringankan Beban Pedagang, Bupati Trenggalek Lakukan Pengurangan Retribusi Pasar 1% hingga 75%

Tanggapan menarik juga datang dari akun @AbiebSyah087021, yang merujuk pada buku “Reinventing Bureaucracy” dan “Banishing Bureaucracy” karya David Osborne. “Pasca reformasi 1998, ada dua bacaan menarik yang menekankan pentingnya menyederhanakan kelembagaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Bukan malah menggemukkan lembaga dengan beban negara yang besar. Ini adalah efek politik balas budi yang harus kita waspadai,” jelasnya.

BACA JUGA  Polda Jateng siapkan pengamanan maksimal untuk kelancaran pencetakan surat suara Pilkada 2024

Baca juga: Sinergitas TNI-Polri Menuju Indonesia Emas 2045: Kapolri Paparkan Program Strategis

Dari diskusi ini, terlihat jelas bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar pengurangan jumlah lembaga, melainkan peningkatan kualitas fungsinya. Dengan struktur yang lebih ramping dan fungsi yang lebih jelas, birokrasi dapat menjadi mesin yang lebih efisien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.(*)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ribuan Lampion Terangi Langit Borobudur Saat Perayaan Waisak

1 Juni 2026 - 21:24 WIB

Polres Wonogiri Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Terhadap Nilai-nilai Kebangsaan

1 Juni 2026 - 17:59 WIB

Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

1 Juni 2026 - 16:46 WIB

Kapolres Trenggalek Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

1 Juni 2026 - 11:53 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pegawai di Lingkup Sekda Trenggalek Gelar Upacara

1 Juni 2026 - 10:22 WIB

Kapolres Trenggalek Hadiri Panen Raya Padi Organik

29 Mei 2026 - 18:24 WIB

Trending di Berita Terkini