Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 20 Apr 2025 23:16 WIB

Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Water Management & Gandum


					Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Yordania di bidang pengelolaan air (water management) dan pengembangan budidaya gandum. Pengumuman ini disampaikan usai kunjungan ke Yordania, bertemu Menteri Pertanian Yordania, Khaled Al Henefat, dalam konferensi pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis, 17 April 2025 (Foto: pertanian.go.id) Perbesar

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Yordania di bidang pengelolaan air (water management) dan pengembangan budidaya gandum. Pengumuman ini disampaikan usai kunjungan ke Yordania, bertemu Menteri Pertanian Yordania, Khaled Al Henefat, dalam konferensi pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis, 17 April 2025 (Foto: pertanian.go.id)

Mentan Amran: Pelajari Teknologi Irigasi Yordania untuk Ketahanan Pangan

PanselaNews.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Yordania di bidang pengelolaan air (water management) dan pengembangan budidaya gandum. Pengumuman ini disampaikan usai kunjungan ke Yordania, bertemu Menteri Pertanian Yordania, Khaled Al Henefat, dalam konferensi pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis, 17 April 2025.

Mentan Amran terkesan dengan sistem water management Yordania, yang mampu mendukung pertanian produktif meski sumber air terbatas. “Kita akan tukar teknologi, terutama irigasi tetes (drip irrigation), agar air dimanfaatkan seminimal mungkin,” ujarnya. Sistem ini mengintegrasikan pupuk, nutrisi, dan air langsung ke tanaman, meningkatkan efisiensi dan hasil panen.

Selain itu, Indonesia tengah menjajaki penanaman gandum lokal untuk mengurangi impor gandum. “Kami sedang cari lahan potensial di Jawa Tengah dan NTT, serta bibit unggul yang cocok dengan iklim Indonesia,” kata Amran. Uji coba telah dimulai dengan melibatkan ahli untuk menilai agroklimat dan kesiapan lokasi.

Kerja sama ini juga mencakup pertukaran pengetahuan dan teknologi, dengan rencana mengundang ahli Yordania ke Indonesia. “Kita punya keunggulan yang bisa ditukar. Ini untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” tegas Amran. Langkah ini diharapkan mendukung pertanian modern dan mandiri di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Evakuasi Jasad Pria Gantung Diri di Baturetno

6 Juni 2026 - 06:42 WIB

Hasil FIFA Matchday: Timnas Indonesia Vs Oman, Skuad Garuda Menang Telak 3-0

6 Juni 2026 - 01:48 WIB

Perangkat Desa se-Kecamatan Selogiri Ngluruk ke Kantor Pemkab Wonogiri, Desak Evaluasi Kinerja Camat Fredy Sasono

5 Juni 2026 - 19:59 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Sekda Trenggalek Pimpin Kerja Bakti di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

5 Juni 2026 - 11:07 WIB

Kuasa Hukum Keluarga Rusdi Warga Asal Wonogiri Klarifikasi Tuduhan Dugaan Penggelapan, dan Gugat Kakak Kandungnya di PN Sidoarjo

4 Juni 2026 - 18:32 WIB

Konferensi pers kuasa hukum kasus Rusdi Wijisaksono di Manyaran Wonogiri.
Trending di Berita Terkini