PanselaNews.com, Jakarta – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) resmi memulai rekonstruksi jalan di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin, 3 Maret 2025, yang akan berlangsung selama satu pekan. Proyek ini bertujuan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan serta memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pekerjaan dilakukan di beberapa titik strategis, termasuk KM 72+400 hingga KM 72+300 arah Jakarta di lajur 2, KM 27+625 hingga KM 27+370 di lajur 1, dan KM 64+475 hingga KM 64+155, dengan jadwal penyelesaian masing-masing hingga 9 Maret 2025.

Foto: @jmtransjawa
Rekonstruksi pertama di KM 72 dimulai pukul 08.00 WIB pada 3 Maret dan dijadwalkan selesai pada Kamis, 6 Maret 2025, pukul 07.00 WIB. Titik kedua di KM 27 akan berlangsung mulai 3 Maret pukul 09.00 WIB hingga Jumat, 7 Maret 2025, pukul 07.00 WIB. Sementara itu, pekerjaan di KM 64 juga dimulai 3 Maret pukul 09.00 WIB dan diperkirakan rampung pada Minggu, 9 Maret 2025, pukul 07.00 WIB. Pengguna jalan diminta mempersiapkan diri menghadapi potensi gangguan selama periode ini.
Untuk meminimalkan dampak, PT JTT telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. “Kami lakukan pengalihan arus lalu lintas sebelum area kerja, mempersempit zona kerja, menyiapkan contraflow saat lalu lintas padat, serta berkoordinasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR),” tulis Jasa Marga dalam keterangan resminya pada Minggu, 2 Maret 2025. Langkah ini diharapkan menjaga kelancaran arus kendaraan meski sebagian lajur ditutup sementara.
Jasa Marga juga telah memasang spanduk imbauan dan Dynamic Message Sign (DMS) di beberapa titik untuk memberi informasi kepada pengguna jalan. Pengelola menegaskan bahwa proyek ini penting demi meningkatkan kualitas infrastruktur jalan tol yang menjadi jalur utama Jakarta-Cikampek. Pengguna jalan disarankan memantau pembaruan lalu lintas melalui kanal resmi Jasa Marga agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Baca juga: Kurir Sabu 12 Kg Kecelakaan di Tol, Polda Jateng Bongkar Jaringan Narkoba
Meski mendapat dukungan atas upaya perbaikan, beberapa pengguna jalan menyuarakan kekhawatiran tentang kemacetan potensial. Namun, dengan mitigasi yang telah disiapkan, PT JTT optimistis proyek ini akan berjalan lancar. Rekonstruksi ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Marga untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran yang biasanya meningkat di ruas tol tersebut.
Sumber: RRI









