Program Kemitraan Luthfi-Yasin Tambah 5.040 Kuota di 139 Sekolah
Panselanews.com [SEMARANG] – Dalam 100 hari kinerja Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan program kemitraan pendidikan gratis bagi siswa miskin di SMA dan SMK swasta. Program ini, yang diresmikan pada 19 Mei 2025 bersamaan dengan peluncuran aplikasi SPMB 2025/2026 di Kawasan Jatidiri, Semarang, melibatkan 139 sekolah swasta (56 SMA dan 83 SMK) untuk menambah 5.040 kuota siswa baru, menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Sadimin.
“Program ini pertama di Indonesia, menunaikan janji politik kami untuk memberikan akses pendidikan bagi siswa miskin,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi, dikutip dari halosemarang.id. Pemprov mengalokasikan Rp2 juta per siswa per tahun melalui APBD 2025, dengan syarat sekolah mitra berakreditasi minimal B, memiliki sarana memadai, rasio guru cukup, dan tidak memungut biaya dari peserta program.
Kepala SMK Widyaanggala Purbalingga, Darimin, menyambut antusias program ini. Ia telah menyosialisasikannya di enam desa, termasuk Babagan, Selabaya, dan Kalikabong, bekerja sama dengan perangkat desa. “Program ini sangat membantu anak putus sekolah dan tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan,” katanya via telepon, Rabu, 28 Mei 2025.
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto, menyebut program ini selaras dengan rencana pemerintah pusat untuk “sekolah rakyat” dan dapat menjadi percontohan nasional. Ia berharap kuota kemitraan bertambah setiap tahun untuk memastikan pendidikan merata. Sadimin menambahkan, program ini menekan angka putus sekolah (ATS), yang masih mencapai ribuan untuk jenjang SMA/SMK/SLB. Upaya lain termasuk kuota 3% jalur afirmasi SPMB 2025, SMK boarding di Pati, Purbalingga, dan Semarang, serta beasiswa siswa miskin.
Selain kemitraan, Luthfi-Yasin meresmikan SMAN Keberbakatan Olahraga (SMANKO) Jateng di Jatidiri, Semarang, pada 19 Mei 2025. SMANKO, didanai APBD dan APBN sejak 2018 (Rp7,9 miliar), menampung 132 siswa kelas 2 dan 98 siswa baru untuk membina atlet berprestasi, seperti Nyssa Talita (tinju) dan Abror Damar Maulana, melalui PPLOP Jateng. “SMANKO jadi andalan cetak atlet nasional dan internasional,” ujar Luthfi.(*)












