Gubernur Ahmad Luthfi: Arsip Jadi Legacy untuk Masa Depan Lebih Baik
Panselanews.com [SEMARANG] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih penghargaan Pengawasan Kearsipan 2025 dengan nilai 96,07 dan Memori Kolektif Bangsa (MKB) untuk “Arsip PKK Jawa Tengah sebagai Pionir PKK Nasional” dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penghargaan diserahkan kepada Gubernur Ahmad Luthfi di Gedung ANRI, Jakarta, Kamis (22/5/2025).

Jateng raih penghargaan kearsipan terbaik ANRI 2025 & MKB untuk arsip PKK. Ahmad Luthfi: Arsip jadi legacy! (Foto: Zulkarnain)
“Jawa Tengah nomor satu dalam pengawasan kearsipan. Arsip PKK jadi legacy sejarah yang harus dilestarikan,” ujar Ahmad Luthfi. Ia menegaskan pentingnya kearsipan untuk pembangunan berkelanjutan, sebagai acuan kebijakan masa depan dan warisan bagi generasi penerus.
Selain Pemprov Jateng, Kota Surakarta meraih MKB untuk Arsip Waldjinah dan Yayasan Pembinaan Anak Cacat, sementara Kabupaten Pekalongan untuk Arsip Koperasi Batik Pekajangan. Ahmad Luthfi menyebut arsip sebagai cerminan pengabdian aparatur untuk pelayanan terbaik tanpa mengharapkan imbalan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng, Rahma Nur Hayati, memaparkan keunggulan pengelolaan arsip Jateng, didukung empat pilar kebijakan, SDM arsiparis kompeten, dan transformasi digital berbasis AI dan IT. Arsip seperti Prof. dr. Soeharso bahkan telah diakui UNESCO sebagai Memory of the World pada 2024.
Pengelolaan arsip PKK Jateng mencakup 63 berkas tekstual, 18 lembar foto, 30 album foto, dan dua file wawancara. Rahma menekankan perlunya peningkatan kompetensi arsiparis dan infrastruktur untuk menjadikan arsip sebagai memori kolektif dunia.(*)









