Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

UMUM · 13 Feb 2025 09:23 WIB

Jimly Asshiddiqie Soroti Anggaran Mubazir, Dukung Efisiensi APBN/APBD Prabowo untuk Pembangunan Berkualitas


					Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. / Foto: Ist. Perbesar

Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. / Foto: Ist.

PanselaNews.com, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menyoroti pentingnya momentum efisiensi anggaran yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto. Dalam unggahan di akun X @JimlyAs, Jimly menilai langkah ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi total kualitas dan relevansi alokasi APBN maupun APBD di seluruh Indonesia.

BACA JUGA  Gagal Nanjak, Truk Bermuatan 2,5 Ton Mie Instan Terguling di  Tunggangan Jatiroto Wonogiri

“Sejak era reformasi, sekitar 50% anggaran negara dan daerah terindikasi mubazir, tidak menyentuh tujuan pembangunan nyata bagi rakyat,” tulis Jimly. Ia menekankan perlunya peninjauan ulang prioritas anggaran agar selaras dengan sasaran pembangunan nasional, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, dan infrastruktur berkelanjutan.

Jimly juga mengapresiasi inisiatif Prabowo yang berfokus pada optimalisasi belanja negara. Menurutnya, efisiensi anggaran harus diikuti dengan tata kelola transparan dan akuntabel untuk memastikan setiap rupiah berdampak maksimal. “Evaluasi sistemik diperlukan, bukan hanya di level pusat, tapi juga di daerah agar APBD benar-benar menjadi motor penggerak kesejahteraan,” tambahnya.

BACA JUGA  Komitmen Lindungi Masyarakat, Polda Jateng Berhasil Pulihkan Ketertiban Usai Demo Anarkis

Baca juga: Kebakaran di Gedung Kementerian ATR/BPN, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Singkat

Analis kebijakan publik menilai pernyataan Jimly sebagai pengingat kritis bagi pemerintah dan DPR/DPRD untuk memperkuat pengawasan anggaran. Data Kementerian Keuangan menyebutkan, belanja tidak tepat sasaran masih menjadi tantangan utama, terutama di sektor proyek fisik dan bantuan sosial.

BACA JUGA  Polres Pacitan Terima Laporan Dugaan Cek Rp 3 Miliar Palsu yang Jadi Mahar Pernikahan

Sumber: @JimlyAs

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ahmad Luthfi Minta PMI Jateng Jadi Garda Terdepan Hadapi Kekeringan

1 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Puncak Musim Kemarau, Polda Jateng Perkuat Deteksi Dini dan Imbau Masyarakat Tidak Membakar Lahan

1 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Sambut Bulan Kemerdekaan, PJW Resmi Meluncurkan Program HALO PJW untuk Wadah Laporan Warga

30 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Trending di Berita Terkini