PanselaNews.com [WONOGIRI] – Kepolisian Resor Wonogiri mengerahkan personelnya untuk pengamanan aksi damai yang dilakukan oleh sejumlah sopir angkutan barang di Kabupaten Wonogiri terkait dengan kebijakan pemerintah tentang Over Dimension Over Loading (Odol).
Para sopir ini melakukan aksi demo di Bundaran Patung Soekarno, Jl Wahidin No.03, Kelurahan Giripurwo, Wonogiri pada Jumat, 20 Juni 2015 pukul 16.00 – 18.00 WIB.
Dalam aksi tersebut, massa sempat melakukan penutupan jalan sebagai bentuk protes.
Aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas para sopir truk terhadap isu penindakan Over Dimension Over Load (ODOL) yang ramai dibahas di tingkat nasional.
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo didampingi Pejabat Utama Polres Wonogiri, antara lain Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Pawas, serta personel gabungan, langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan himbauan secara persuasif kepada peserta aksi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Wonogiri melakukan dialog dengan koordinator lapangan aksi, Sandy Bedor, dari hasil mediasi tersebut disepakati bahwa penindakan ODOL di wilayah Wonogiri belum akan diberlakukan, dan massa diminta untuk segera membubarkan diri secara tertib.
Aksi berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa gesekan. Arus lalu lintas yang sempat terganggu berhasil diurai oleh petugas di lapangan sehingga situasi kembali lancar.
Kapolres Wonogiri menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menyikapi setiap bentuk aspirasi masyarakat, sekaligus menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Editor: Sarno Kenes











