Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 6 Mar 2026 18:41 WIB

Karimunjawa Bakal Dilengkapi Smart Microgrid, Perkuat Pasokan Listrik dan Air Bersih


					Karimunjawa Bakal Dilengkapi Smart Microgrid, Perkuat Pasokan Listrik dan Air Bersih Perbesar

Anggota Dewan Pengarah BRIN, Tri Mumpuni, saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026). (Foto: Dok. Ist) 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menyiapkan pengembangan energi bersih di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, melalui teknologi smart microgrid berbasis tenaga surya berkapasitas sekitar 5 megawatt (MW).

Sistem tersebut diproyeksikan memperkuat pasokan listrik, sekaligus mendukung penyediaan air bersih di kepulauan itu. Sebab, Kepulauan Karimunjawa hingga kini masih menjadi daya tarik pariwisata, baik nusantara maupun mancanegara.

Pengembangan teknologi Smart Microgrid Solution tersebut mengandalkan panel surya (photovoltaic/PV). Teknologi ini terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas sekitar 5 megawatt (MW).

Anggota Dewan Pengarah BRIN, Tri Mumpuni mengatakan, pengembangan teknologi itu menjadi salah satu solusi yang ditawarkan untuk mendukung kebutuhan listrik, sekaligus pengembangan pariwisata di kawasan tersebut.

BACA JUGA  Jangkau Generasi Z, Polda Jateng Perkuat Strategi Podcast dan Kolaborasi Media Sosial

“Karimunjawa ini daerah yang sangat bagus, bahkan tadi Pak Gubernur menyebutnya sebagai Maldives-nya Indonesia. Tapi potensi itu belum terekspos dengan baik, karena masih membutuhkan dukungan layanan dasar, seperti listrik yang andal dan air bersih,” kata Tri Mumpuni, seusai audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026).

Dia menjelaskan, teknologi tersebut ditawarkan melalui skema hibah dari perusahaan energi asal Nanjing, China, untuk memperkuat pasokan listrik berbasis energi bersih di Karimunjawa.

Menurut Tri Mumpuni, ketersediaan energi dan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang menentukan kenyamanan wisatawan.

“Orang datang jauh-jauh dari mancanegara untuk menikmati keindahan alam Karimunjawa. Tapi kalau kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih tidak terpenuhi, misalnya mati lampu, tentu mereka merasa tidak nyaman,” ujarnya.

BACA JUGA  Menteri Nusron: Kepastian dan Transparansi Waktu Jadi Kunci Pelayanan Pertanahan

Sistem tersebut, imbuh Tri Mumpuni, diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel, sekaligus menekan emisi karbon.

“Kalau pasokan energi terjamin dan air bersih tersedia, kebutuhan dasar manusia terpenuhi dengan baik, maka Karimunjawa bisa benar-benar berkembang sebagai destinasi wisata yang terkenal, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional,” ujarnya.

Ditambahkan, pengembangan energi dan sistem air bersih di Karimunjawa diharapkan tidak hanya mendukung sektor pariwisata, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi daerah.

Energi yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan air bersih melalui teknologi filtrasi atau desalinasi, cold storage bagi nelayan, hingga pengembangan green tourism di kawasan Karimunjawa.

BACA JUGA  Wagub Jateng Taj Yasin Targetkan Pelayanan Kesehatan Paripurna Terwujud Tahun 2025

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan, pemerintah provinsi terus mendorong berbagai upaya untuk memperkuat penyediaan air bersih, termasuk melalui pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM), serta teknologi pengolahan air.

Luthfi menilai, teknologi penyediaan air bersih akan sangat membantu pengembangan kawasan wisata di Karimunjawa.

“Karimunjawa itu ada area yang terumbu karangnya masih bagus banget. Nah, kendalanya air. Jadi tidak ada sumber air bersihnya termasuk untuk mandi di Pulau Tengah. Kalau dibawa ke sana top,” katanya.

Editor: Sarno Kenes
Sumber: Humas Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini