Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Digenjot di Jateng
Panselanews.com [KLATEN] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengumumkan progres pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Jateng telah mencapai hampir 50% dari 8.620 desa. Ia optimistis program ini akan selesai dalam dua bulan ke depan. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali, Kamis (15/5/2025).
“Koperasi Desa Merah Putih sudah hampir 50%. Dalam dua bulan ke depan clear untuk 8.620 desa,” ujar Luthfi. Optimismenya didukung kebijakan pemerintah pusat melalui Inpres Nomor 9 Tahun 2025, ditambah keterlibatan aktif kepala desa yang telah menggelar musyawarah untuk pembentukan koperasi di sekitar 5.000 desa.
Luthfi menjelaskan, beberapa kabupaten seperti Pati dan Sukoharjo hampir mencapai 100% pembentukan KDMP. “Setiap bulan, hampir seribu desa musyawarah. Jika seminggu 1.000 desa, sebulan bisa selesai,” katanya. Ia menegaskan komitmen mengakselerasi program ini agar selaras dengan amanat pemerintah pusat.
Pemprov Jateng telah menerbitkan Surat Gubernur dan Sekda untuk mempercepat KDMP, sejalan dengan Inpres. “Kami koordinasikan dengan kementerian, fasilitasi perangkat daerah, dan selaraskan program,” ujar Luthfi. Sekolah Antikorupsi untuk 7.810 kepala desa juga digelar guna mendukung integritas pengelolaan koperasi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memuji progres Jateng. “Jateng sudah tiga ribu desa per 5 Mei, dua bulan kelar. Terima kasih Gubernur, bupati, dan semua pihak,” katanya di Holy Stadium, 6 Mei 2025. Ia menjanjikan pencairan dana setelah pendaftaran koperasi ke Kemenkumham selesai.
Program KDMP diharapkan memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang dikelola transparan. Dengan dukungan lintas sektor, termasuk TNI, Polri, dan notaris, Jateng optimistis menjadi pelopor keberhasilan KDMP, mendorong kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berbasis desa yang berkelanjutan.









