Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 11 Mei 2025 11:30 WIB

Kepsek SD Sugihan Beli Mobil Antar Jemput Siswa, Cegah Telat


					Kepala Sekolah SD Negeri Sugihan 3, Tengaran, Semarang, Septina Ika Kadarsih, membeli mobil Suzuki Carry 1988 seharga Rp15 juta untuk antar jemput siswa di sekolah terpencil di tengah persawahan. (Foto: AirinAluna Farzana/ FB)
 

Perbesar

Kepala Sekolah SD Negeri Sugihan 3, Tengaran, Semarang, Septina Ika Kadarsih, membeli mobil Suzuki Carry 1988 seharga Rp15 juta untuk antar jemput siswa di sekolah terpencil di tengah persawahan. (Foto: AirinAluna Farzana/ FB)

Inisiatif Septina Bantu Siswa di Sekolah Terpencil Kabupaten Semarang

Panselanews.com [KABUPATEN SEMARANG] – Kepala Sekolah SD Negeri Sugihan 3, Tengaran, Semarang, Septina Ika Kadarsih, membeli mobil Suzuki Carry 1988 seharga Rp15 juta untuk antar jemput siswa di sekolah terpencil di tengah persawahan. Inisiatif ini muncul karena banyak siswa berjalan kaki hingga 3 km, menyebabkan keterlambatan dan penurunan jumlah murid. “Mobil ini bikin siswa cepat sampai, aman, dan nyaman,” ujar Septina, 10 Mei 2025.

Setiap hari, 25 siswa diantar dalam dua rombongan, hingga ke wilayah Candi, Boyolali, dengan biaya Rp2.000 untuk bensin. “Orang tua senang, anak tidak capai,” kata Septina, yang kadang menyetir sendiri karena keterbatasan tenaga. Sekolah dengan 10 guru ini sering kesulitan mendapat sopir, sehingga Septina dan staf berbagi tugas.

Siswa kelas IV, Yusuf Eka Saputra, merasa terbantu. “Dulu jalan kaki dari Candi, sekarang tidak telat dan seru bareng teman,” ujarnya. Program ini meningkatkan kehadiran siswa dan kepercayaan orang tua, meski sekolah tetap kekurangan murid karena lokasinya jauh dari permukiman.

Kepala Korwilcambiddik Tengaran Eko Lesmono menyebut 12 dari 33 SD di wilayahnya menerapkan antar jemput, baik dengan mobil sendiri maupun pihak ketiga. “Ini solusi untuk wilayah terpencil, beri kenyamanan bagi siswa dan orang tua sibuk,” katanya. Inisiatif Septina diharapkan jadi contoh bagi sekolah lain.

Kisah Septina viral di media sosial usai diposting AirinAluna Farzana di Facebook, menginspirasi banyak pihak. Program ini mendukung pendidikan inklusif di daerah terpencil, sekaligus mengatasi tantangan geografis di Jawa Tengah.

Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Yayasan Ihya Ulumuddin Selogiri Wonogiri Gelar Sarasehan dan Buka Puasa Bersama
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini