Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 10 Agu 2025 10:37 WIB

Lansia di Desa Bero Jadi Pelopor ‘SEGAR’: Sehat, Gembira, dan Produktif di Usia Senja


					Perbesar

"Lansia Segar, Sehat, Gembira, Berharga" di Balai Desa Bero, Kecamatan Manyaran. Kegiatan yang digelar Sabtu (9/8/2025). (Foto: Dok.)

Panselanews.com [WONOGIRI] – Sebuah terobosan baru dalam pemberdayaan lansia berhasil diwujudkan melalui program “Lansia Segar, Sehat, Gembira, Berharga” di Balai Desa Bero, Kecamatan Manyaran. Kegiatan yang digelar Sabtu (9/8/2025) ini mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mulyadi, yang berkomitmen mengalokasikan dana desa untuk keberlanjutan program.

Program kolaboratif ini menghadirkan pakar dari berbagai bidang, termasuk Ken Sasmita (Ahli Pemberdayaan Masyarakat), Kartika Puspitasari (Penggerak Kemendesa PDT), dan Lusi Natalia (Fisioterapis). Tidak kurang dari 50 lansia usia 55+ antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang mengusung konsep “fun training” ini.

Program ‘Lansia SEGAR’ di Wonogiri wujudkan lansia mandiri melalui kesehatan & wirausaha. (Foto: Dok.)

“Kami tidak hanya mengajarkan kesehatan, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi lansia,” jelas Kartika Puspitasari. Peserta diajarkan penggunaan alat kesehatan mandiri seperti tensi meter dan oksimeter, serta fisioterapi dasar untuk menjaga mobilitas sehari-hari. Lusi Natalia menekankan, “Olahraga ringan yang tepat bisa meningkatkan kualitas hidup lansia secara signifikan.”

BACA JUGA  Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Semagar Girimarto Wonogiri

Yang membanggakan, program ini telah melahirkan Komunitas Lansia Segar Desa Bero sebagai wadah berkegiatan rutin. Roh Edy, Kepala Desa Bero, menyatakan, “Ini bukti lansia bisa mandiri dan bahkan menciptakan lapangan kerja.” Potensi lokal seperti kuliner tradisional dan budaya dikembangkan sebagai destinasi wisata lansia.

BACA JUGA  Kecelakaan di Ngadirojo Wonogiri, Dua Mobil Bertabrakan, 1 Balita Meninggal

Endri, perwakilan Kecamatan Manyaran, mengungkapkan rencana replikasi program ini di desa-desa lain. Sementara Mulyadi menegaskan pentingnya sinergi dengan RKP Desa. “Ini contoh nyata pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran,” pungkasnya. (JokoPur)

BACA JUGA  Nawal Yasin Optimistis UMKM Jateng Kian Tumbuh, Tangguh, dan Mendunia

Editor: Tri Wahyudi

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online, Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa melalui TPAKD, 

18 Juni 2026 - 20:00 WIB

Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ahmad Luthfi : Data Akurat Jadi Basis Pembangunan Jateng

18 Juni 2026 - 19:53 WIB

Horee.. Akan Ada Lomba Yel-Yel Kreatif dan Banner Unik Suporter di Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026

18 Juni 2026 - 18:50 WIB

Soul Groove Band Siap Guncang Panggung Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe Akhir Pekan Ini

18 Juni 2026 - 18:37 WIB

Kapolda Cup 2026 di De Tjolomadoe Hadirkan Sesi Meet & Greet Pro Player dan Influencer E-Sport; Event Spektakuler, Siap Manjakan Pengunjung Secara Gratis

18 Juni 2026 - 18:29 WIB

Seorang Kakek di Tirtomoyo Wonogiri Tewas Ditabrak Mobil saat Jalan Kaki

18 Juni 2026 - 10:53 WIB

Trending di Berita Terkini