Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 18 Mei 2025 14:27 WIB

Larung Sembonyo di Teluk Prigi, Tradisi Syukur Nelayan Trenggalek


					Larung Sembonyo di Teluk Prigi, Tradisi Syukur Nelayan Trenggalek Perbesar

 

Ratusan nelayan dari Teluk Prigi, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, menggelar ritual adat Larung Sembonyo sebagai bentuk syukur atas hasil tangkapan ikan yang melimpah pada Minggu,18 Mei 2025. [Foto: Disparbud]

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Sebagai bentuk rasa syukur atas hasil tangkapan ikan yang melimpah dan doa untuk keselamatan selama melaut.
Ratusan nelayan dari Teluk Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, menggelar ritual adat Larung Sembonyo pada Minggu,18 Mei 2025.

BACA JUGA  Menteri Nusron Wahid Kunjungan Kerja Pertama Ke Jateng:  Samakan Gelombang Pemikiran dan Filosofi untuk Mencapai Tujuan

Prosesi diawali dengan kirab tumpeng agung dan berbagai hasil bumi dari Kantor Kecamatan Watulimo menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara [PNN] Prigi. Selanjutnya diistirahatkan sejenak untuk dilakukan doa bersama dan rangkaian seremonial.

Tumpeng agung kemudian diarak menggunakan kapal nelayan dan dilarung ke tengah laut, diiringi puluhan kapal lain sebagai bentuk kebersamaan dan harapan.

Tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun ini menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun dari luar Kota Trenggalek. Ribuan masyarakat berbondong-bondong ke kawasan PNN Prigi untuk menyaksikan rangkaian Sembonyo

BACA JUGA  Kulinernya Menggoda Selera, Berburu Menu Makanan Berbuka Puasa di Pasar Pon Trenggalek

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto menjelaskan Larung Sembonyo merupakan upacara adat yang telah diwariskan selama ratusan tahun. Tradisi ini biasanya digelar setiap bulan Selo dalam penanggalan Jawa.

Selain sebagai bentuk syukur atas hasil laut, Larung Sembonyo juga menjadi ajang refleksi bagi para nelayan, khususnya setelah setahun terakhir ini terdapat belasan nelayan yang meninggal dunia saat melaut. Bahkan, delapan di antaranya belum ditemukan jasadnya.

BACA JUGA  Anggota DPR RI Puji Prototipe Makan Siang Bergizi Gratis Pemkab Trenggalek 

“Ritual larung sembonyo ini juga refleksi bagi para nelayan, agar selalu menjaga kelestarian alam dan lingkungan di pantai. Dan juga sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas tangkapan ikan yang melimpah,” Kata Sunyoto.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita Terkini