PanselaNews.com [PROBOLINGGO] – Di musim penghujan seperti sekarang ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Musim penghujan dengan genangan di sana-sini mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti.
Guna mewujudkan upaya pencegahan dan pengendalian secara terpadu dan berkesinambungan, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinkes PPKB Kota Probolinggo menggelar kegiatan ‘Gerak Bersama Pencegahan Dan Pengendalian DBD Dengan PSN 3M + Lavenderisasi Di Kota Probolinggo Tahun 2026’. Digelar pada Rabu, 4 Maret 2026 pagi, kegiatan berlokasi di Pendopo Kecamatan Kanigaran.
Kepala Dinkes PPKB Kota Probolinggo, dr. Intan Sudarmadi menjelaskan perkembangan kasus DBD di Kota Probolinggo dari tahun ke tahun. Tahun 2024 terdapat sejumlah 490 penderita DBD dengan 6 kematian.
Di tahun 2025 kasus DBD menurun menjadi 326 kasus dengan 4 kematian. Kasus tertinggi tahun 2025 dilaporkan dari Kecamatan Kanigaran sebanyak 103 kasus dengan 2 kematian. Intan berharap tidak ada korban jiwa di tahun ini.
“Untuk tahun 2026 kami sudah ada 39 kasus sampai bulan ini (Maret). Angka bebas jentik rata – rata di tahun 2025 Kota Probolinggo sebesar 78,8 persen, ini masih dibawah target seharusnya minimal 90 persen. Nah, ini masih berpotensi menyebabkan kasus DBD di Kota Probolinggo,” papar Intan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kesadaran dan peran aktif dalam pencegahan dan pengendalian DBD. Tujuan lainnya adalah menguatkan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M + Lavenderisasi.
“Arahan dan komitmen bersama untuk pencegahan DBD dengan melakukan penanaman bunga Lavender secara serentak,” imbuh Intan.
Sementara itu Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin menyampaikan pemberantasan nyamuk demam berdarah merupakan hal yang penting untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian di Kota Probolinggo.
“Khususnya anak – anak yang lebih banyak diserang. Tadi juga disampaikan rata – rata sekitar 50 sampai 100 kejadian setiap tahun di masing – masing kecamatan,” ungkap Amin.
Wali Kota Amin menambahkan, harusnya 1 angka kesakitan saja mestinya menjadi hal yang luar biasa.
“Saya lihat biasa – biasa saja responnya, nah ini yang mesti diubah. Begitu ada kasus, kita harus segera bergerak dengan reaksi cepat, responsif, langsung ketika ada kasus demam berdarah semua bergerak mulai dari jumantik, RT, RW, lurah, camat,” papar Wali Kota Amin.
Amin menambahkan nyamuk bisa bertahan 1 minggu dengan frekuensi kira – kira sehari bisa menggigit 2 – 4 orang. Dengan penanaman bunga lavender yang mempunyai aroma khas sudah diteliti bisa mengusir nyamuk sehingga bagus ditanam dimana saja. Disamping itu, lavender juga multi fungsi bisa menghasilkan minyak lavender untuk olahan herbal maupun kosmetik.
“Manfaat bunga lavender ini bisa menjadi minuman, minyaknya untuk anti nyamuk, bisa kita manfaatkan secara ekonomis untuk produk – produk kecantikan, untuk lotion, sabun, cream, dan lain sebagainya, “ imbuh Wali Kota Amin.
Ia meminta PKK nantinya bisa maksimal melakukan penanaman secara massal bunga lavender. selain pertimbangan keindahan dan kebermanfaatan. kalau ditanam di area luas bisa menjadi spot foto atau destinasi wisata baru di Kota Probolinggo.
Wali Kota Amin berharap Kota Probolinggo semakin BERSOLEK dengan berbagai kegiatan. Baik itu Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Gotku Resik, serta upaya apapun yang kolaboratif dan berkesinambungan untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota.
“Mari kita sukseskan seluruh program PROBOLINGGO BERSOLEK dan INDONESIA ASRI. Penyakit – penyakit yang berbasis lingkungan seperti DBD, Leptospirosis bisa kita cegah. Untuk mewujudkannya perlu bergerak bersama mulai saat ini dan berkesinambungan serta berkolaborasi dengan semua pihak,” tegas wali kota.
Dalam kegiatan tersebut diserahkan Sertifikat Penghargaan kepada 5 camat atas kontribusinya ikut menggerakkan peran serta masyarakat dalam rangka pencegahan dan pengendalian DBD. Juga dilakukan penyerahan bunga lavender kepada Ketua TP PKK Kecamatan. Ditutup dengan penanaman bunga lavender bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Budiono Wirawan; perwakilan Kemenag; kepala PD terkait; camat; lurah; dan Kepala Puskesmas se- Kota Probolinggo. Tak luput Ketua TP PKK Kecamatan dan Kader Jumantik Perwakilan Kelurahan.














