Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 5 Jun 2025 10:15 WIB

Longsor di Trenggalek Jebol Dinding Rumah, BPBD Imbau Warga Waspada


					Tim BPBD Trenggalek bersama TNI, Polri, dan perangkat desa meninjau lokasi longsor di Dusun Ngrampal, Desa Bangun, yang merusak dinding dapur warga, Kamis (5/6/2025). (Foto: BPBD Trenggalek)

Perbesar

Tim BPBD Trenggalek bersama TNI, Polri, dan perangkat desa meninjau lokasi longsor di Dusun Ngrampal, Desa Bangun, yang merusak dinding dapur warga, Kamis (5/6/2025). (Foto: BPBD Trenggalek)

Hujan Deras Picu Longsor di Desa Bangun, Rusak Dapur Warga

Panselanews.com [TRENGGALEK] – Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang melanda Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, sejak Rabu, 4 Juni 2025, pukul 19.00 WIB hingga Kamis, 5 Juni 2025, pukul 04.00 WIB, memicu tanah longsor di Dusun Ngrampal, Desa Bangun. Kejadian pada pukul 20.10 WIB ini menyebabkan tebing setinggi 8 meter dan panjang 7 meter longsor, menjebol dinding dapur rumah milik Bapak Setu dengan ukuran panjang 2,5 meter dan tinggi 2 meter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek melaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian materil terbatas pada dinding dapur rumah Bapak Setu. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, TNI, Polri, dan Kepala Desa Bangun segera meninjau lokasi kejadian di RT 10 RW 04 untuk mengevaluasi dampak dan risiko lanjutan. “Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan deras,” ujar Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, melalui pernyataan resmi, Kamis (5/6/2025).

BPBD telah memasang tanda peringatan di area longsor dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memantau kondisi cuaca serta stabilitas tanah. Hujan deras yang terus berlangsung di wilayah Munjungan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti longsor dan banjir. Warga diminta melapor ke posko bencana atau petugas setempat jika melihat tanda-tanda retakan tanah atau aliran air yang tidak wajar. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan guna mengurangi risiko longsor di masa mendatang.(*)

Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Polres Wonogiri Bantah Rumor Kehamilan Dwi Hastuti dalam Kasus Pembunuhan

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Jatisrono, Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

26 Juli 2026 - 06:45 WIB

Iwapi Jateng Gelar Pameran Produk Unggulan, Ajang Promosi UMKM Perempuan

26 Juli 2026 - 06:11 WIB

Trending di Berita Terkini