Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 10 Feb 2025 17:04 WIB

LPP RRI Klarifikasi Pengurangan Tenaga Lepas, Efisiensi APBN 2025 Jadi Sorotan


					Juru Bicara LPP RRI Yonas Markus Tuhuleruw saat memberikan keterangan pers terkait kondisi RRI, Senin (10/2/2025) (Foto: RRI/Tinus Ohoira) Perbesar

Juru Bicara LPP RRI Yonas Markus Tuhuleruw saat memberikan keterangan pers terkait kondisi RRI, Senin (10/2/2025) (Foto: RRI/Tinus Ohoira)

PanselaNews.com, Jakarta – LPP RRI akhir-akhir ini menjadi sorotan publik setelah munculnya isu terkait pengurangan tenaga lepas di lembaga tersebut. Juru Bicara LPP RRI, Yonas Markus Tuhuleruw, memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut. Menurutnya, pengurangan tenaga lepas bukanlah tindakan massal, melainkan pengurangan yang dipilih sebagai langkah terakhir untuk memenuhi kebijakan efisiensi APBN 2025.

“Pengurangan ini hanya berlaku bagi sebagian tenaga lepas yang tidak diperpanjang kontraknya. Ini merupakan pilihan terakhir yang diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek strategis,” jelas Yonas dalam keterangannya. Ia menegaskan bahwa LPP RRI tetap mengutamakan kualitas layanan publik meskipun harus melakukan efisiensi anggaran.

BACA JUGA  GMNI Gelar Aksi Damai di Depan Gedung Dewan Trenggalek

Yonas juga mengemukakan bahwa tenaga lepas seperti kontributor, pengisi acara, produser, dan musik direktur memiliki peran yang tidak rutin seperti Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka dibayar melalui dana operasional yang berasal dari standar biaya masukan lainnya. Namun, LPP RRI tetap berkomitmen untuk memberdayakan tenaga lepas melalui subsidi silang dan seleksi kompetensi yang ketat.

BACA JUGA  Polri Ungkap Jaringan Pornografi Anak di Grup Facebook, 6 Tersangka Ditangkap

Baca juga: Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Setuju Revisi UU Penyiaran

“Kami tetap peduli terhadap para tenaga pembantu yang tersebar di seluruh Indonesia. RRI akan terus mengoptimalkan pelayanan multiplatform dengan teknologi canggih yang kami miliki. Efisiensi ini tidak akan mengurangi kualitas layanan kami kepada masyarakat,” ucap Yonas.

BACA JUGA  Kebebasan Berpendapat Tanpa Kekerasan, Pesan Polda Jateng Untuk Pendemo

Dengan demikian, LPP RRI menegaskan bahwa langkah efisiensi yang dilakukan tidak akan mengganggu layanan publik dan infrastruktur yang sudah ada. RRI siap terus menjadi penyiaran yang produktif dan efisien untuk masyarakat Indonesia.

Sumber: RRI

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Jatisrono, Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

26 Juli 2026 - 06:45 WIB

Iwapi Jateng Gelar Pameran Produk Unggulan, Ajang Promosi UMKM Perempuan

26 Juli 2026 - 06:11 WIB

Hartanto Boechori: Pak Presiden Jurnalis Bukan “Londo Ireng”

26 Juli 2026 - 05:42 WIB

Trending di Berita Terkini