Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 4 Mar 2024 20:45 WIB

Mas Bupati Arifin Tanggapi Langsung Usulan Perempuan Anak dan Disabilitas Dalam Musrena Keren


					Mas Bupati Arifin Tanggapi Langsung Usulan Perempuan Anak dan Disabilitas Dalam Musrena Keren Perbesar

Panselanews.com,Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tanggapi langsung usulan perempuan, anak dan disabilitas dalam kegiatan Musyawarah Perempuan, Anak dan Disabilitas (Musrena Keren) Kabupaten Trenggalek tahun 2024.

Digelar di Prigi 360, Pantai Prigi, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo perwakilan perempuan, anak dan disabilitas menyuarakan aspirasinya. Untuk perwakilan perempuan salah satunya menyuarakan tentang ajakan bersama mendorong dan meningkatkan jumlah desa ramah perempuan dan peduli anak.

Mendorong perempuan untuk mendapatkan pelatihan kepemimpinan di desa dan di ormas perempuan, Meningkatkan literasi hukum bagi perempuan sebagai pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang.

Selanjutnya permintaan meningkatkan pendidikan politik bagi perempuan baik pemahaman tentang hak asasi manusia, hak asasi perempuan dan hak asasi anak. Serta  menumbuhkan kepekaan kesadaran dan komitmen dalam menegakkan keadilan gende, advokasi kebijakan meningkatkan minat perempuan untuk berperan aktif dalam organisasi atau lembaga politik.

BACA JUGA  Pentingnya Peran Serta Masyarakat dalam Menjaga Batas Tanah Miliknya Masing-Masing

Kemudian juga permintaan untuk melanjutkan 5000 wirausaha perempuan melalui ecommerce, pendampingan usaha dan kemudahan akses permodalan. Meningkatkan keterampilan konselor Desa dan kuota bagi perempuan kepala keluarga peka untuk memperoleh BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan aspirasi  perwakilan anak  diantaranya permintaan sekolah gratis sampai jenjang sekolah menengah. Fasilitasi anak putus sekolah untuk bisa kembali ke sekolah.

Edukasi tentang pencegahan perkawinan anak, pelatihan kepada orang tua agar menjadi orang tua hebat. Edukasi tentang internet sehat, aman. Tertibkan tempat-tempat yang berisiko menimbulkan seks bebas, miras dan mengganggu dan juga rumah pintar untuk mengembangkan kreativitas dan bermain yang ramah anak.

Kemudian perwakilan Disabilitas dalam Musrenakeren itu berterima kasih  kepada Bupati Trenggalek karena sejumlah 667 orang penyandang disabilitas telah mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2024 ini. Harapannya angka ini bisa diperluas lagi di tahun 2025 nanti. Permohonan lain BPJS Kesehatan untuk seluruh penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek.

BACA JUGA  Jateng-Zurich Teken MoU, Garap Ketahanan Iklim Pesisir Pantura Hingga 2035

Kemudian edukasi pencegahan kekerasan kepada penyandang disabilitas, pendidikan kesetaraan melalui kejar paket a dengan Pamong guru SLB atau guru khusus pada lokasi yang terjangkau.

Peningkatan kapasitas guru reguler menjadi guru pendamping khusus untuk mata pelajaran bahasa isyarat serta kesempatan kerja kepada disabilitas sebanyak 1% di sektor swasta dan 2% di sektor pemerintah. Desa yang ramah perempuan, anak dan disabilitas.

Menanggapi usulan-usulan tersebut, Mas Bupati sapaan akrab Mochamad Nur Arifin menyampaikan “jadi langsung saja nggak perlu berpanjang lebar, merespon tadi aspirasi dari forum anak Kemudian dari perwakilan perempuan dan juga teman-teman difabilitas. PR yang paling besar di Dinas PMD, bagaimana mengaplikasi mendorong seluruh desa untuk desa ramah perempuan, anak dan disabilitas,” ungkapnya.

Mas Bupati juga meminta seluruh OPD punya data terpilah gender, dengan begitu pembangunan manusia yang berbasis gender benar benar berbasis data.  Indeks pembangunan gender Kabupaten Trenggalek saat ini 93%, artinya masih ada 7%. “Jadi kalau mau indeks pembangunan gender yang bagus itu nilainya 100 Kalau 100 bener-bener setara antara laki-laki dan perempuan,” lanjut Mas Ipin.

BACA JUGA  Gus Yasin Salurkan BLT Rp300 Ribu ke 85 Ribu Pekerja Tembakau Jelang Lebaran 2025

8 tahun kebersamaan bersama jajarannya selama ini, kepala daerah muda itu ingin bukan lagi cerita-cerita keluar dari mulut bupati atau kepala dinas, tapi cerita cerita itu keluar dari aksi-aksi yang dilakukan.

“Contoh sering kita setiap hari laporan dari kepala desa, telepon atau siapa telepon rata-rata mau berobat nggak punya biaya minta keringanan dan segala macam. Ada nggak aksi radikal yang bisa kita dorong yang nggak berbelit-belit. Okelah Gertak sudah tidak bagus, tapi boleh dong cita-cita lebih bagus gimana mulai dihitung rumah sakit kelas 3 Itu bisa nggak ngasih gratis,” katanya. (Sar)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wabup Syah Sambut Baik SheHack Indosat, Kenalkan Tekhnologi Digital Kepada Pelaku UMKM Perempuan di Trenggalek

12 Juni 2026 - 13:38 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Terjangkau

12 Juni 2026 - 07:50 WIB

Civitas Pencak Silat di Trenggalek Sepakat Jaga Suro Aman dan Kondusif

12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Tabrakan Maut Dua Sepeda Motor di Wuryantoro Wonogiri, 3 Orang Tewas, 1 Luka Berat

11 Juni 2026 - 21:36 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 35 Polres Bersama TVRI

11 Juni 2026 - 21:17 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

11 Juni 2026 - 19:33 WIB

Trending di Berita Terkini