Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 16 Jun 2025 20:36 WIB

Mas Ipin Gandeng Green Blue Corporation dari Korea untuk Lakukan Mapping Kabupaten Trenggalek


					Mas Ipin Gandeng Green Blue Corporation dari Korea untuk Lakukan Mapping Kabupaten Trenggalek Perbesar

 

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengantarkan tamunya dari Korea berjalan kaki dari Alun-alun menuju ke Hutan Kota Trenggalek

 

PanselaNews.com (TRENGGALEK) – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin datangkan perusahaan yang bergerak di sektor pemetaan topografi asal Korea Selatan Green Blue Corporation. Perusahaan ini rencananya akan membantu Kabupaten Trenggalek untuk melakukan pemetaan wilayahnya.

Pemetaan wilayah ini dirasa penting untuk mewujudkan beberapa visi pemerintah daerah. Diantaranya pencapaian Net Zero Karbon, kemudian juga infrastruktur tahan bencana, mengingat daerah ini rawan bencana.

BACA JUGA  Kapolres Wonogiri Bersama Forkopimda Resmikan Sumur Pantek Pertanian, Sumber Harapan Baru Para Petani

“Jadi hari ini kita kedatangan tamu dari Green Blue Corporation. Perusahaan spesialis dibidang GIS. Hari ini mereka datang mempresentasikan, karena kita sebelumnya mengirimkan Letter of intens  kepeminatan untuk Green Blue kita mintai bantuan untuk melakukan Maping,” tutur Mas Ipin, Senin, 16 Juni 2025.

Basemap Topografi Kabupaten Trenggalek yang datanya kami gunakan untuk membangun infrastruktur tahan bencana, kemudian untuk percantik kota. Terus data-data sektoral lain untuk digunakan untuk mengukur emisi karbon yang kita lepas dan juga capaian kita menuju net zero karbon.

BACA JUGA  Lampaui Target Penyelesaian PTSL, Menko AHY dan Wamen Ossy Serahkan Sertipikat Masyarakat Kabupaten Pacitan

Mereka membawa mesin, namanya Partikulat Meter alat untuk mengukur konsentrasi partikel materi (PM) di udara. Mengukur ambang batas partikel-partikel berbahaya yang berbahaya bagi paru-paru.

Itu standartnya 40, tapi diukur di Trenggalek sekitar angka 12, 15 dan 19. Jadi relatif aman. Cuma juga saya ingatkan, kadang-kadang melepas musim panen itu jeraminya dibakar. Padahal itu banyak yang butuh untuk silase. Bisa juga digunakan untuk pirolisis jadi sekam untuk pupuk bagi tanaman. “Jadi jangan dibakar sisa hasil panennya, karena itu juga akan meningkatkan tingkat polusi. Sedangkan tadi di cek tingkat polusinya bagus,” tutupnya.

BACA JUGA  Kolaborasi Pemerintah dan Perguruan Tinggi, Mahasiswa Ikut Berkontribusi dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Dari paparan di Gedung Smart Center Trenggalek, kepala daerah muda itu mengantarkan tamunya berjalan kaki dari Alun-alun menuju ke Hutan Kota Trenggalek. Tujuannya mengenalkan daerahnya dan kondisi di udara di Trenggalek sebelum istirahat.

Kemudian kesan Kim Jung Uk saat berkunjung ke Trenggalek, menurutnya Trenggalek  kota yang menyenangkan. “Silahkan berkunjung ke Trenggalek karena ini kota yang sangat natural,” tandasnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini