Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 4 Sep 2025 20:22 WIB

Mas Ipin Tinjau Normalisasi Sejumlah Jalur Sungai di Trenggalek


					Mas Ipin Tinjau Normalisasi Sejumlah Jalur Sungai di Trenggalek Perbesar

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama tim dari Balai Besar Wilayah Sungai [BBWS] Brantas, meninjau pelaksanaan normalisasi di beberapa jalur sungai di Trenggalek.

Ada 4 lokasi yang dikunjungi dan pelaksanaan normalisasi tengah berlangsung telah mencapai progres sekitar 62%. Normalisasi sungai sendiri merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang bekerjasama dengan BBWS Brantas untuk mencegah banjir.

Ada 4 titik lokasi normalisasi yang merupakan beberapa titik kantong banjir. Diantaranya jalur sungai Timur Jembatan Sumber, Kecamatan Karangan. Kemudian Sungai Ngasinan, Kelurahan Kelutan. Sekitar Jembatan Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari dan terakhir di sekitar Jembatan Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan.

Rata-rata di lokasi tersebut aliran sungai mengalami pendangkalan akibat timbunan  sedimentasi. BBWS menurunkan sejumlah alat berat untuk melakukan pengangkatan sedimen sungai sekaligus melakukan penguatan tanggul sungai.

Dalam tinjauannya, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, “agenda hari ini saya menyampaikan apresiasi terima kasih. Berkat koordinasi antara Pemkab kemudian Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Kami nanti juga menyampaikan kepada Bapak Mentri PUbahwa telah ada pengerjaan normalisasi dan juga penguatan tanggul di beberapa aliran sungai,” ucapnya pada Selasa [02/9/2025] kemarin.

BACA JUGA  Sekda Edy Supriyanto Wakili Bupati Dengarkan Pandangan Umum Fraksi DPRD Atas Nota Ranperda LKPJ Bupati APBD 2024 dan RPJMD Kabupaten Trenggalek 2025-2029

Sambung Mas Ipin menambahkan “Tadi dari arah Karangan sampai kota dan sekarang sampai ke arah Durenan ini. Harapannya ini sebagai salah satu langkah antisipasi banjir,” imbuhnya.

Kemudian secara tekhnis, Kepala Satker Operasional dan Pemeliharaan BBWS Brantas, Danny R. T menambahkan, “kami dapat melaporkan progresnya, sudah sampai 62%. Kami targetkan rencana mungkin sampai dengan akhir bulan September atau awal Oktober, pekerjaan sudah selesai semua,” jelasnya.

Ditambahkan Kepala Satker OP itu, “Ini masih jangka pendek, kemudian nanti masih butuh dari Pak Bupati dan kerjasama dengan PJT sebagai pengelola sungainya Agar bisa memaintenance sungainya. Jangan sampai nanti kembali lagi seperti dulu sampai beberapa tahun tidak ada maintenance di situ,” imbuhnya.

Bupati Trenggalek menyambut baik saran BBWS  terkait dengan pemeliharaan aliran sungai kedepan agar tidak terjadi pendangkalan. Kepala daerah ini menyampaikan kesanggupannya untuk bergotong royong menjaga aliran sungai ini sesuai dengan tugas dan kewenangan masing masing.

BACA JUGA  13 Hari Gelar Ops Zebra Candi 2025, Polda Jateng Catatkan 44 Ribu Kasus Pelanggaran Lalu Lintas

Nanti setelah semua pekerjaan selesai agar dari BBWS memaparkan. Nanti kita undang juga PJT karena infrastrukturnya sudah dikerjakan oleh BBWS. Adapun perawatannya sebenarnya kewajibannya Jasa Tirta. Sedangkan kalau kami Pemerintah Kabupaten Trenggalek punya kewajiban terkait keamanan, ketertiban. “Ya tetap gotong royong, tetapi semuanya harus berada di tugas dan pokok fungsinya masing-masing,” imbuh Mas Ipin.

Mungkin nanti, bahkan kita bersama rakyat. Kita siapkan bibit, karena ada beberapa tanggul yang penguatannya kita ingin naturalisasi. Jadi infrastrukturnya sudah dilakukan, pengerukannya, pembuatan tanggulnya, ada yang di bronjong. Tetapi yang kita inginkan natural sehingga hasil penguatannya jangka panjangnya juga bagus nanti yang perlu kita tanam vertiver atau rumputan yang lain.

Kemudian sisi luar diberi bambu dan sebagainya, pohon pohon penguat. Atas saran tekhnis BBWS kita bisa kerjasamakan dengan masyarakat. Maka infrastrukturnya bisa menjadi Green Infrastruktur, biar alam juga bisa merawat kita. Bila perlu, tidak perlu kita kembali-kembalikan longsorannya, kalau  struktur dengan perkuatan tanaman otomatis sudah mengurangi zona rapat untuk mengurangi longsor dan alam juga ikut menjaga kita.

BACA JUGA  Polres Pacitan Didemo HMI: Kecam Oknum Polisi Perkosa Tahanan

PR nya mungkin nanti penguatan tanggul dengan penanaman vertiver dan sebagainya. Kemudian nanti kita petakan lagi zona-zona sepadan sungai yang nanti bisa minta bantuan untuk bisa dilakukan evaluasi. Zona amannya mana, Bumpernya mana.

Kemudian juga tadi beberapa space tanggul agar semua bisa handarbeni, semuanya bisa ikut memelihara untuk memanfaatkan fasilitas publik. “Tapi dengan catatan konstruksinya tidak boleh menggunakan konstruksi fisik dan lain sebagainya. Nanti sekedar pengerasan, kita kasih joging track agar masyarakat bisa belajar dengan alam. Jadi satu sungainya membawa berkah tidak banjir dan keduanya jadi pusat aktivitas dan juga bisa jadi pusat ekonomi juga,” tutup Mas Ipin.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini