Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 26 Feb 2025 00:44 WIB

Megawati Soekarnoputri Tidak Larang Kader PDI Perjuangan Ikut Retret, Ini Penjelasan Ahmad Basarah!


					Juru Bicara PDI Perjuangan Ahmad Basarah (Foto: @PDI_Perjuangan) Perbesar

Juru Bicara PDI Perjuangan Ahmad Basarah (Foto: @PDI_Perjuangan)

PanselaNews.com, Jakarta – Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPP PDI Perjuangan pada Selasa (25/2/2025, Juru Bicara PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengklarifikasi pernyataan terkait instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengenai retret kepala daerah. Dia menegaskan bahwa Megawati tidak pernah melarang kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk berpartisipasi dalam retret yang diselenggarakan oleh Pemerintah, khususnya Kementerian Dalam Negeri.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Kawal Distribusi Logistik Kotak Suara Pemilu 2024

Basarah menjelaskan, instruksi harian yang dikeluarkan pada 20 Februari 2025 menekankan agar para kepala daerah menunda perjalanan ke lokasi retret di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah. “Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat tetap fokus dan melayani masyarakat di daerah masing-masing,” ujarnya.

Lebih lanjut, Basarah menekankan, “Ketua Umum tidak melarang, namun meminta agar mereka tetap berada di daerah untuk menjalankan tugas dan amanah sebagai pemimpin yang terpilih.” Pesan ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan sangat mengedepankan tanggung jawab bagi para kepala daerah untuk aktif dalam melayani rakyat.

BACA JUGA  Diduga Korsleting, Mobil Sedan Terbakar Satu Orang Terluka

Sementara bagi kepala daerah yang sudah berada di Magelang, Megawati menginstruksikan agar mereka menyelesaikan rangkaian agenda pelatihan hingga 28 Februari mendatang. Basarah menekankan pentingnya sinergi antara program daerah dan program pemerintah pusat, demi mewujudkan harapan masyarakat.

BACA JUGA  Dari Irigasi hingga Wisata, Embung "Rondo Kuning" Akan Hadirkan Banyak Manfaat untuk Warga

Baca juga: Wamendagri Bima Arya: Sesi Materi Lemhannas Dimulai Malam Ini, 47 Kepala Daerah Belum Bergabung

PDI Perjuangan meyakini bahwa keberadaan fisik kepala daerah sangat diperlukan untuk menyerap aspirasi rakyat secara langsung. “Pemimpin yang terjun ke lapangan adalah strategi efektif untuk memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutup Basarah dengan penuh semangat. (tw)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini