Stok Beras Rekor 3 Juta Ton, Penyuluh Jadi Kunci Produksi Nasional
PanselaNews.com, Jakarta – Menteri Pertanian RI resmi membuka Koordinasi Nasional (Kornas) Penyuluh Pertanian se-Indonesia, seperti diumumkan Kementerian Pertanian melalui akun X @kementan pada Sabtu (26/4/2025). Acara ini menegaskan peran strategis penyuluh pertanian dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Berkat kerja keras penyuluh dan petani, stok beras nasional mencapai rekor 3 juta ton, tertinggi dalam 23 tahun terakhir.
Penyuluh pertanian menjadi ujung tombak dalam mendampingi petani untuk menerapkan teknologi dan praktik pertanian modern. Kementan mencatat, soliditas penyuluh telah mendorong percepatan luas tambah tanam dan peningkatan produktivitas. “Penyuluh adalah pahlawan pangan yang membawa inovasi langsung ke sawah,” ujar perwakilan Kementan dalam acara tersebut.
Melalui kebijakan pangan nasional, Kementan terus mendukung swasembada pangan dengan fokus pada komoditas strategis seperti beras, jagung, dan kedelai. Program ini melibatkan pelatihan penyuluh, distribusi benih unggul, dan optimalisasi irigasi. Hasilnya, produktivitas pertanian meningkat signifikan, memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Kornas Penyuluh Pertanian juga menjadi ajang berbagi praktik terbaik antarpenyuluh dari berbagai daerah. Dengan semangat kolaborasi, Kementan optimistis target swasembada pangan dapat tercapai lebih cepat. “Bersama petani dan penyuluh, kita wujudkan pertanian yang maju dan tangguh,” tulis Kementan dalam unggahannya.
Keberhasilan ini mengundang apresiasi dari petani dan masyarakat, yang melihat dampak nyata program pangan nasional. Kementan berharap momentum ini terus terjaga, menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Dukungan terhadap penyuluh akan terus diperkuat untuk memastikan kesejahteraan petani dan stabilitas pangan nasional.









