Ahmad Luthfi: Hemat Biaya, Dukung Ekonomi Desa
PanselaNews.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2025, memberangkatkan 14.374 pemudik menggunakan 289 armada bus dan kereta api. Acara pelepasan digelar di Jakarta pada Rabu (26/3/2025), dipimpin langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi. “Mudik gratis ini tidak dipungut biaya, sangu-nya utuh, nah duitnya bisa untuk ekonomi di desanya masing-masing,” ujar Luthfi, menekankan tujuan program ini untuk meringankan beban pemudik dan mendukung perekonomian lokal di kampung halaman menjelang Lebaran 2025.

Mudik Gratis Jateng 2025: 14.374 pemudik berangkat dengan 289 bus & kereta. Ahmad Luthfi: Hemat biaya, dukung ekonomi desa!/ Foto: Zulkarnain
Dalam rinciannya, Luthfi menyebutkan bahwa 331 bus diberangkatkan hari itu, diikuti oleh 8 kereta dengan masing-masing 8 gerbong pada hari berikutnya. “Kita hampir 331 bus kita berangkatkan hari ini, lalu untuk besok kita berangkatkan 8 kereta dengan 8 gerbong,” katanya. Total, program ini menargetkan melayani hingga 114 ribu warga Jateng yang mudik. Rute kereta mencakup Kereta Api Joko Tingkir tujuan Solo dan Kereta Api Tawang Jaya menuju Semarang, sementara bus melayani berbagai daerah seperti Pati, Grobogan, Klaten, dan Wonogiri, menunjukkan skala besar upaya ini dalam tren jurnalistik tentang pelayanan publik.
Ketua Panitia Mudik Gratis Lebaran 2025, Risturino, memaparkan distribusi armada. “Dari total 289 bus, 16 bus dialokasikan untuk rute ke Pati, 10 bus ke Grobogan, 10 bus ke Klaten, 8 bus ke Wonogiri, serta ke berbagai daerah lainnya,” jelasnya. Selain dari Jakarta, 22 bus juga disiapkan dari Bandung untuk memfasilitasi pemudik asal Jateng. “Pemprov Jateng juga menyediakan moda transportasi kereta api untuk membawa warga ke kampung halaman,” tambah Risturino, menyoroti kolaborasi lintas moda untuk memastikan kelancaran arus mudik yang selalu menjadi sorotan media.
Baca juga: Dari Brebes ke Semarang Lebih Nyaman, Pemudik Motor Antusias Ikuti Program “Valet Ride”
Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, dan Luthfi meminta panitia memberikan pelayanan terbaik. “Gubernur meminta kami memastikan semua berjalan lancar karena ini sangat dinanti warga setiap tahun,” ungkap Risturino. Dengan biaya perjalanan yang dihemat, pemudik bisa mengalokasikan dana untuk kebutuhan keluarga di desa, sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal. Inisiatif ini mencerminkan perhatian Pemprov Jateng terhadap kesejahteraan warga di tengah momen Lebaran 2025, menjadikannya topik jurnalistik yang relevan dan menarik perhatian publik.(*)










