22 Bus Angkut Pemudik, Termasuk yang Tak Pulang Bertahun-tahun
PortalikaNews, Bandung – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), resmi memberangkatkan 1.100 peserta mudik gratis dari Kodiklat TNI AD, Kota Bandung, pada Kamis (27/3/2025). Program tahunan ini, yang melibatkan 22 armada bus, memfasilitasi perantau asal Jawa Tengah untuk pulang ke kampung halaman tanpa biaya menjelang Lebaran 2025. Salah satu peserta, Sefti Nurwati (38), tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Perantau asal Banyumas ini akhirnya bisa menunaikan rindu setelah terakhir mudik sebelum pandemi Covid-19. “(Terakhir mudik) sebelum Covid-19,” ujar Sefti saat ditemui sebelum pemberangkatan.

Taj Yasin lepas 1.100 pemudik gratis dari Bandung ke Jateng (27/3/2025) dengan 22 bus. Bantu perantau sektor informal pulang kampung!/ Foto: Syahidan
Program mudik gratis ini menyasar pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima, ojek online, asisten rumah tangga, hingga pemulung. Ketua Paguyuban Rantau Jawa Tengah (PRJT) Bandung Raya, Farhan Juniaji, menjelaskan bahwa seleksi peserta dilakukan ketat agar tepat sasaran. “41 persen peserta campuran, seperti honorer, guru ngaji, dan ibu rumah tangga, sementara 17 persen ojek online, 17,6 persen karyawan, 11 persen pedagang kaki lima, dan 11 persen asisten rumah tangga,” rincinya. Farhan menambahkan, ada kisah haru seperti keluarga pemulung dari Cikarang yang sudah lima tahun tak mudik, kini bisa pulang berkat bantuan relawan dan program ini.
Wakil Gubernur Taj Yasin menegaskan bahwa mudik gratis ini tidak hanya membantu perantau bertemu keluarga, tetapi juga menggerakkan ekonomi di kampung halaman. “Nanti uangnya bisa buat modal lagi, diputar di sana supaya perputaran ekonomi bisa baik,” katanya saat berinteraksi dengan pemudik. Ia juga menawarkan fasilitasi bagi pemulung yang ingin menetap di Jateng dengan pelatihan kerja. Sunarti (60), pedagang jamu asal Karanganyar yang merantau selama 40 tahun, turut bersyukur. “Senang baru sekali ini ikut mudik gratis. Harapannya tahun depan ada lagi,” ucapnya, menunjukkan antusiasme terhadap program tersebut.
Baca juga: Gus Yasin Salurkan BLT Rp300 Ribu ke 85 Ribu Pekerja Tembakau Jelang Lebaran 2025
Ke depan, Farhan berharap jumlah armada bus bisa ditambah untuk menjangkau lebih banyak perantau, khususnya ke daerah seperti Rembang, Pati, Blora, dan Kudus yang belum terlayani. “Mudah-mudahan tahun depan lebih banyak donatur bus,” harapnya. Program ini merupakan kerja sama Pemprov Jateng, kabupaten/kota, Baznas Jateng, dan stakeholder lain, membuktikan komitmen mereka dalam mendukung masyarakat kecil di musim Lebaran 2025. Taj Yasin juga mengingatkan pengemudi dan pemudik untuk menjaga kesehatan serta berhati-hati selama perjalanan, sembari berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat.(*)











