Vita dan P3D Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas dengan Kaki Palsu Terjangkau
PanselaNews..com, Semarang – Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas (P3D) menunjukkan semangat luar biasa dengan menggagas program bakti sosial penyediaan kaki palsu dan sepatu khusus bagi penyandang cerebral palsy. Dipimpin Vita, yang akrab disapa Cikgu, P3D bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk membantu mereka yang membutuhkan. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi hambatan utama.

P3D ciptakan kaki palsu Rp3,5 juta untuk cerebral palsy. Bakti sosial Mei-Juli 2024 dukung kemandirian disabilitas. (Foto: Syahidan)
“Harga kaki palsu sangat mahal, sedangkan kebutuhan ini jangka panjang. Kami ingin sediakan solusi terjangkau,” kata Vita. Menggunakan bahan nilon, kaki palsu buatan P3D dirancang untuk bisa diperbaiki secara mandiri, mendukung kemandirian penggunanya.
Dengan harga pasar kaki palsu mencapai Rp7 juta, P3D berhasil menekan biaya hingga Rp3,5 juta. Saat ini, 12 orang masih menunggu bantuan. Inisiatif ini mendapat dukungan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam audiensi pada 21 April 2024. Yasin langsung menghubungi Baznas untuk mempercepat realisasi program.
“Alhamdulillah, Baznas siap membantu. Kami juga akan libatkan CSR dan OPD untuk memperluas program ini,” ujar Yasin.
Program bakti sosial ini dijadwalkan berlangsung Mei hingga Juli 2024, dengan batas pengadaan bahan dari India hingga Agustus. Prosesnya mencakup pengukuran, pembuatan, dan fitting, dengan syarat peserta menyertakan surat keterangan medis tentang kondisi amputasi.
Inisiatif P3D tidak hanya memberikan alat bantu, tetapi juga harapan dan kemandirian bagi penyandang disabilitas. Dengan kolaborasi berbagai pihak, program ini diharapkan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.












