Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 21 Apr 2025 19:31 WIB

P3D Gagas Kaki Palsu Murah untuk Penyandang Cerebral Palsy


					Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam audiensi pada 21 April 2024. (Foto: Shayidan) Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam audiensi pada 21 April 2024. (Foto: Shayidan)

Vita dan P3D Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas dengan Kaki Palsu Terjangkau

PanselaNews..com, Semarang – Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas (P3D) menunjukkan semangat luar biasa dengan menggagas program bakti sosial penyediaan kaki palsu dan sepatu khusus bagi penyandang cerebral palsy. Dipimpin Vita, yang akrab disapa Cikgu, P3D bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk membantu mereka yang membutuhkan. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi hambatan utama.

P3D ciptakan kaki palsu Rp3,5 juta untuk cerebral palsy. Bakti sosial Mei-Juli 2024 dukung kemandirian disabilitas. (Foto: Syahidan)

“Harga kaki palsu sangat mahal, sedangkan kebutuhan ini jangka panjang. Kami ingin sediakan solusi terjangkau,” kata Vita. Menggunakan bahan nilon, kaki palsu buatan P3D dirancang untuk bisa diperbaiki secara mandiri, mendukung kemandirian penggunanya.

Dengan harga pasar kaki palsu mencapai Rp7 juta, P3D berhasil menekan biaya hingga Rp3,5 juta. Saat ini, 12 orang masih menunggu bantuan. Inisiatif ini mendapat dukungan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam audiensi pada 21 April 2024. Yasin langsung menghubungi Baznas untuk mempercepat realisasi program.

“Alhamdulillah, Baznas siap membantu. Kami juga akan libatkan CSR dan OPD untuk memperluas program ini,” ujar Yasin.

Program bakti sosial ini dijadwalkan berlangsung Mei hingga Juli 2024, dengan batas pengadaan bahan dari India hingga Agustus. Prosesnya mencakup pengukuran, pembuatan, dan fitting, dengan syarat peserta menyertakan surat keterangan medis tentang kondisi amputasi.

Inisiatif P3D tidak hanya memberikan alat bantu, tetapi juga harapan dan kemandirian bagi penyandang disabilitas. Dengan kolaborasi berbagai pihak, program ini diharapkan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Evakuasi Jasad Pria Gantung Diri di Baturetno

6 Juni 2026 - 06:42 WIB

Hasil FIFA Matchday: Timnas Indonesia Vs Oman, Skuad Garuda Menang Telak 3-0

6 Juni 2026 - 01:48 WIB

Perangkat Desa se-Kecamatan Selogiri Ngluruk ke Kantor Pemkab Wonogiri, Desak Evaluasi Kinerja Camat Fredy Sasono

5 Juni 2026 - 19:59 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Sekda Trenggalek Pimpin Kerja Bakti di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

5 Juni 2026 - 11:07 WIB

Kuasa Hukum Keluarga Rusdi Warga Asal Wonogiri Klarifikasi Tuduhan Dugaan Penggelapan, dan Gugat Kakak Kandungnya di PN Sidoarjo

4 Juni 2026 - 18:32 WIB

Konferensi pers kuasa hukum kasus Rusdi Wijisaksono di Manyaran Wonogiri.
Trending di Berita Terkini