Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 2 Jan 2024 14:53 WIB

Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Desa Leces Probolinggo Diresmikan


					Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Desa Leces Probolinggo Diresmikan Perbesar

Panselanews.com, Probolinggo – Palang pintu perlintasan sebidang Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 17 Kereta Api di Desa Kerpangan Kecamatan Leces akhirnya diresmikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo Ugas Irwanto pada Minggu (31/12/2023) malam.

Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pj Bupati Ugas dan pecah kendi oleh Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo didampingi perwakilan DAOP 9 Jember PT KAI, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto dan Forkopimka Leces.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian pemantauan perlintasan sebidang JPL 17 kereta api di Desa Leces Kecamatan Leces dalam rangka pengamanan malam tahun baru 2024 dan Pospam Natal dan Tahun Baru 2024.

Dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Ugas, Ketua DPRD Andi Suryanto Wibowo dan Kepala Dishub Edy Suryanto menyerahkan bingkisan kepada petugas penjaga palang pintu perlintasan sebidang JPL 17 Kereta Api Desa Leces Kecamatan Leces.

BACA JUGA  Ahmad Luthfi: Jalan Mudik Jateng Tuntas 2 Pekan Lagi

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan saat ini permasalahan perlintasan sebidang menjadi fokus dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur maupun instansi vertikal lainnya.

“Hal tersebut tidak lepas dari kaitannya yang sangat erat dengan keselamatan dan nyawa seseorang maupun sekelompok orang. Sudah banyak kasus-kasus kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api yang terjadi baik di wilayah Kabupaten Probolinggo maupun di luar Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Pj Bupati Ugas, di Kabupaten Probolinggo sendiri pada tahun 2023 telah terjadi sebanyak 5 kasus kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api dengan seluruh korban sejumlah 11 orang meninggal dunia dan 4 orang luka ringan.

“Kita sebagai pemerintah daerah tidak boleh tutup mata terhadap hal tersebut karena urusan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api ini menjadi tanggung jawab kita Bersama,” terangnya.

BACA JUGA  Optimis Menang, Kuasa Hukum Paslon Luthfi-Yasin Yakin Gugatan Pilkada Jateng Ditolak MK

Lebih lanjut Pj Bupati Ugas menerangkan upaya peningkatan keselamatan perlintasan sebidang dapat melalui pelebaran jalan, pemasangan palang pintu dan pos jaga, sosialisasi keselamatan, pemasangan rambu keselamatan maupun menutup perlintasan sebidang.

“Pemerintah daerah sampai saat ini sudah melakukan berbagai upaya terkait penanganan perlintasan sebidang ini. Salah satunya adalah pembangunan palang pintu dan pos jaga perlintasan sebidang yang baru saja kita resmikan bersama yaitu pada JPL 17 di Desa Leces Kecamatan Leces,” jelasnya.

Pj Bupati Ugas mengaku bersyukur beberapa JPL perlintasan sebidang yang telah diresmikan adalah bentuk ihktiar bersama, berupaya untuk menjamin keselamatan dan menciptakan rasa aman bagi para pengguna jalan di wilayah Kabupaten Probolinggo. “Kedepan akan kita gencarkan lagi upaya-upaya demi Kabupaten Probolinggo yang aman, kondusif dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto menyampaikan total di Kabupaten Probolinggo terdapat 40 JPL kereta api dengan rincian 5 JPL dikelola oleh PT KAI, 1 JPL Underpass dan 34 JPL menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Probolinggo sesuai PM 94 Tahun 2018.

BACA JUGA  Stan Polres Trenggalek Sukses Curi Perhatian Pengunjung di Pameran Pendidikan Tinggi

“Dari total 34 JPL tersebut terdiri dari 1 JPL ditutup (JPL 19), 2 JPL liar dan 14 JPL sudah mendapat rekomendasi DJKA terdiri dari 8 sudah terbangun melalui APBD Kabupaten Probolinggo dan APBD Provinsi Jatim, 3 akan dibangun oleh Baltek Perkeretaapian Kelas I Surabaya pada tahun 2024 dan 3 belum terbangun (1 akan dibangun melalui APBD Kabupaten Probolinggo tahun 2024. Serta 17 JPL belum terbangun sedang berproses untuk rekomendasi DJKA,” ujarnya.

“Jumlah kecamatan yang dilalui oleh perlintasan kereta api di Kabupaten Probolinggo sebanyak 4 kecamatan, yaitu Tongas (8 titik), Sumberasih (8 titik), Leces (23 titik) dan Tegalsiwalan (1 titik),” pungkasnya.(Ali)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini