Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 31 Mei 2025 12:46 WIB

Panggung Grebeg Suro 2025 Ponorogo Dicat Putih, Siap Padukan Tradisi dan Teknologi


					Panggung utama di Alun-Alun Ponorogo yang dicat ulang berwarna putih sebagai persiapan Grebeg Suro 2025, menampilkan konsep perpaduan tradisi dan teknologi modern. (Sumber: Disbudparpora Ponorogo)
Perbesar

Panggung utama di Alun-Alun Ponorogo yang dicat ulang berwarna putih sebagai persiapan Grebeg Suro 2025, menampilkan konsep perpaduan tradisi dan teknologi modern. (Sumber: Disbudparpora Ponorogo)

Disbudparpora Ponorogo Persiapkan Panggung Utama dengan Sentuhan Modern

Panselanews.com [PONOROGO] – Menjelang perayaan Grebeg Suro 2025, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo melakukan pengecatan ulang panggung utama di Alun-Alun Ponorogo. Berbeda dari tahun sebelumnya, panggung kini tampil elegan dengan warna putih, mendukung konsep perpaduan tradisi dan teknologi modern.

Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menjelaskan bahwa pengecatan ulang ini merupakan bagian dari persiapan Grebeg Suro 2025, yang akan digelar awal Juli mendatang. “Warna putih dipilih karena menjadi latar ideal untuk teknologi video mapping yang akan kami hadirkan. Konsep tahun ini menggabungkan unsur kuno dan kini,” ujar Judha, Jumat (30/5/2025).

Unsur “kuno” merujuk pada tradisi khas seperti Festival Reog Remaja (FRR) dan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP), yang menjadi agenda tahunan Grebeg Suro. Sementara itu, unsur “kini” diwujudkan melalui inovasi teknologi visual, seperti proyeksi video mapping pada panggung utama. “Warna putih akan memperjelas tampilan visual teknologi ini, menciptakan pengalaman baru bagi pengunjung,” tambah Judha.

Grebeg Suro merupakan perayaan budaya tahunan yang menjadi magnet wisatawan lokal dan mancanegara di Ponorogo. Dengan sentuhan modern, Judha berharap perayaan tahun ini dapat menarik perhatian generasi muda tanpa mengesampingkan nilai-nilai budaya lokal. “Kami ingin Grebeg Suro 2025 tidak monoton, tetapi tetap mempertahankan akar tradisi,” katanya.

Persiapan lain juga tengah dilakukan, termasuk koordinasi dengan pelaku seni dan komunitas budaya untuk memastikan kelancaran acara. Perayaan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Ponorogo, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Jawa Timur.(*)

Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Perpisahan Siswa SDN 2 Purwantoro 2025: Sederhana, Eksklusif, dan Penuh Makna

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Evakuasi Jasad Pria Gantung Diri di Baturetno

6 Juni 2026 - 06:42 WIB

Hasil FIFA Matchday: Timnas Indonesia Vs Oman, Skuad Garuda Menang Telak 3-0

6 Juni 2026 - 01:48 WIB

Perangkat Desa se-Kecamatan Selogiri Ngluruk ke Kantor Pemkab Wonogiri, Desak Evaluasi Kinerja Camat Fredy Sasono

5 Juni 2026 - 19:59 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Sekda Trenggalek Pimpin Kerja Bakti di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

5 Juni 2026 - 11:07 WIB

Kuasa Hukum Keluarga Rusdi Warga Asal Wonogiri Klarifikasi Tuduhan Dugaan Penggelapan, dan Gugat Kakak Kandungnya di PN Sidoarjo

4 Juni 2026 - 18:32 WIB

Konferensi pers kuasa hukum kasus Rusdi Wijisaksono di Manyaran Wonogiri.
Trending di Berita Terkini