Pasir Sempit di Bawah Bukit, Traveler Harus Turun Tangga
PanselaNews.com, Pacitan – Pantai Banyu Tibo di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menawarkan keunikan yang jarang ditemui: sebuah air terjun yang jatuh langsung ke pesisir pantai, dengan airnya mengalir ke laut. Nama “Banyu Tibo” dalam bahasa Jawa berarti “air yang jatuh,” menggambarkan fenomena alam ini dengan tepat. Pantai ini memiliki pasir putih kecokelatan yang lembut, namun sangat sempit, terjepit di antara tebing dan bukit karang.
Untuk mencapai bibir pantai, traveler harus menuruni bukit melalui tangga yang telah disediakan, baik tangga permanen maupun manual dari bambu. Perjalanan ini menambah sensasi petualangan, meski perlu hati-hati, terutama saat air laut pasang, karena ombak besar bisa menyapu hingga dekat air terjun. “Pemandangan air terjun dan laut dalam satu lokasi benar-benar memukau,” ungkap Hendri, seorang wisatawan asal Solo, pada 15 April 2024. Saat air surut, pengunjung bisa bermain di bawah air terjun atau bersantai di pasir, menikmati kesegaran air tawar dan debur ombak Samudra Hindia.
Pantai ini berjarak sekitar 40 km dari pusat Kota Pacitan, dengan akses jalan yang sempit dan berkelok, sehingga disarankan menggunakan kendaraan pribadi yang prima. Tiket masuk terjangkau, mulai Rp 3.000 hingga Rp 10.000 per orang, tergantung hari. Pantai Banyu Tibo menjadi destinasi ideal bagi pecinta alam yang mencari ketenangan dan keindahan anti-mainstream di Pacitan.









