Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 7 Jul 2025 17:14 WIB

Pemkab Trenggalek Gelar Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi 


					Pemkab Trenggalek Gelar Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi  Perbesar

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek, Heri Julianto

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinaker) menggelar pelatihan kerja berbasis kompetensi. Ada jenis 5 pelatihan yang digelar dan lulusannya akan mendapatkan 2 sertifikat kompetensi sekaligus.

Jurusan pelatihan ini meliputi tata rias, menjahit atau tata busana, tata boga, tekhnik pengelasan dan Barbershop. Masing-masing pelatihan terdiri dari 20 peserta. Sedangkan untuk sertifikat pelatiham yang diberikan pertama sertifikat dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan yang kedua sertifikat BNSP (Badan Nasional Standarisasi Profesi).

Dijelaskan oleh Heri Julianto, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek, menjelaskan OPD nya mempunyai fungsi untuk menciptakan kerja dan mengurangi pengangguran. Untuk mewujudkan hal tersebut maka salah satunya dengan mengadakan pelatihan kerja berbasis kompetensi ini.

BACA JUGA  Malam Ini! Timnas Indonesia Vs Vietnam di Piala Asia 2023

Menurut Heri, mungkin ada banyak jenis pelatihan kerja namun pelatihan berbasis kompetensi ini diarahkan supaya peserta pelatihan ini memiliki skil dan keahlian di dunia kerja. Dalam pelaksanaannya pelatihan ini tidak bisa dilaksanakan 1 atau 2 hari saja,  ada yang dilaksanakan 18.

Dibenarkan oleh Heri, ada 5 jurusan pelatihan yang dilaksanakan. Pertama pelatihan tata rias, kemudian pelatihan menjahit atau tata busana. Sedangkan yang ketiga pelatihan tekhnik pengelasan, keempat pelatihan Barbershop, sedangkan yang kelima pelatihan tata boga. Ada sebanyak 100 peserta atau 20 orang peserta di masing masing pelatihan.

“Dalam pelatihan ini kita bekerjasama dengan beberapa lembaga pelatihan kerja. LPK Sanita untuk pelatihan Barbershop dan tata rias. LPK Tatik Modes untuk pelatihan menjahit dan SMK Negeri 2 untuk tekhnik pengelasan karena keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki Dinas Perinaker,” terang Heri di ruang kerjanya, Senin,7 Juli 2025.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Sukses Ungkap Jaringan Peredaran Narkoba, 4 Pelaku Ditangkap 1 Buron

Untuk pelatihan berbasis kompetensi ini, sambung Kepala Disperinaker itu “Sampai saat ini lulus 100% kompeten. Insya Allah untuk tahun ini juga lulus 100% kompeten,” imbuhnya.

Paska pelatihan Dinas Perinaker akan  melakukan evaluasi melalui sebuah group yang fungsinya bila lulusan pelatihan ini nantinya mengalami kendala para instruktur dan pemerintah bisa membantu mereka. Sekaligus dapat mengevaluasi lulusan lulusan ini bisa masuk dunia kerja.

Yang patut disyukuri peserta pelatihan ini nantinya dapat 2 sertifikat sekaligus. Yang pertama sertifikat dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan yang kedua sertifikat dari BNSP (Badan Nasional Standarisasi Profesi). Sertifikat BNSP inilah yang laku dijual kemanapun  tempat, sebagai modal dirinya untuk bekerja.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja ini berharap, kedepan rekom UPT BLK di Trenggalek bisa turun. Karena menurut Heri ini sangat perbengaruh pada daeranya. Dengan tidak punya UPT BLK maka Trenggalek hanya mengandalkan APBD Kabupten Trenggalek saja  yang  jumlahnya sangat terbatas untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.

BACA JUGA  Menteri AHY: 117,9 Juta Bidang Tanah Telah Terdaftar, Beri Nilai Tambah Ekonomi Rp6.721 Triliun

Dengan adanya UPT BLK Kabupaten, harapannya Trenggalek dapat menfakses program dari pusat dan Provinsi. Kemudian dengan UPT BLK ini minimal Trenggalek tidak jauh-jauh tertinggal dari Kabupaten/ Kota yang lain.

Rencananya pelatihan kerja berbasis kompetensi ini akan ditutup langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin, 7 Juli 2025.

Beberapa peserta pelatihan akan menunjukkan hasil pelatihan yang didapat dalam penutupan tersebut.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini