Puluhan Dadak Merak dan Seniman Reog Tampil Memukau Ribuan Penonton
PanselaNews.com, Ponorogo – Acara Tadarus Budaya 2025 yang digelar para seniman bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berlangsung meriah pada Sabtu (15/3/2025) di Paseban Alun-Alun Ponorogo sebelah utara. Ribuan penonton, dari anak-anak hingga dewasa, terpukau oleh puluhan dadak merak, dentuman gamelan, dan atraksi barongan dari Komunitas Reog Ponorogo se-Karesidenan Madiun dan Wonogiri.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Komunitas Reog Ponorogo Gagrak Magetan. Mereka membawa gamelan kuno era 1960-1970an dari Desa Sampung serta dadak merak bersejarah. Andri Agus Setiawan, pengurus komunitas, mengungkapkan bahwa tahun ini mereka tampil beda dengan menghadirkan dua dadak merak: Slamet (1950) dari Dusun Duwet, Plaosan, dan Jenar (1980) dari Group Reog Singo Mangkujoyo, Mangkujayan. “Tahun lalu kami hanya bawa kesenian kucingan, tapi kini dadak merak dan gamelan kuno jadi kebanggaan kami,” ujar Andri.
Baca juga: Pemkab Ponorogo Siapkan Rp58 Miliar untuk THR 9.000 ASN Jelang Hari Raya
Acara semakin semarak dengan kehadiran sesepuh Reog, Mbah Dimpil (Sukir) dan Mbah Jumali, yang menampilkan tari Druwon khas Magetan. Pertunjukan ini tak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya nilai budaya. “Kami harap Tadarus Budaya terus lestari sebagai warisan Ponorogo yang mendunia,” tutur Andri. Acara ini pun sukses menegaskan identitas Ponorogo sebagai kota Reog yang kaya tradisi.(*)














