Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Ponorogo · 16 Mar 2025 08:00 WIB

Tadarus Budaya 2025: Reog dan Gamelan Kuno Meriahkan Alun-Alun Ponorogo


					Acara Tadarus Budaya 2025 yang digelar para seniman bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berlangsung meriah pada Sabtu (15/3/2025) di Paseban Alun-Alun Ponorogo sebelah utara./ Foto: JuwanProduction (youtube) Perbesar

Acara Tadarus Budaya 2025 yang digelar para seniman bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berlangsung meriah pada Sabtu (15/3/2025) di Paseban Alun-Alun Ponorogo sebelah utara./ Foto: JuwanProduction (youtube)

Puluhan Dadak Merak dan Seniman Reog Tampil Memukau Ribuan Penonton

PanselaNews.com, Ponorogo – Acara Tadarus Budaya 2025 yang digelar para seniman bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berlangsung meriah pada Sabtu (15/3/2025) di Paseban Alun-Alun Ponorogo sebelah utara. Ribuan penonton, dari anak-anak hingga dewasa, terpukau oleh puluhan dadak merak, dentuman gamelan, dan atraksi barongan dari Komunitas Reog Ponorogo se-Karesidenan Madiun dan Wonogiri.

BACA JUGA  Bulog Ponorogo Jamin Ketersediaan Beras Aman untuk Ponorogo, Pacitan, dan Magetan

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Komunitas Reog Ponorogo Gagrak Magetan. Mereka membawa gamelan kuno era 1960-1970an dari Desa Sampung serta dadak merak bersejarah. Andri Agus Setiawan, pengurus komunitas, mengungkapkan bahwa tahun ini mereka tampil beda dengan menghadirkan dua dadak merak: Slamet (1950) dari Dusun Duwet, Plaosan, dan Jenar (1980) dari Group Reog Singo Mangkujoyo, Mangkujayan. “Tahun lalu kami hanya bawa kesenian kucingan, tapi kini dadak merak dan gamelan kuno jadi kebanggaan kami,” ujar Andri.

BACA JUGA  Bupati Sugiri Sancoko: Pengajian Ahad Pon Jadi Awal Peringatan Hari Santri 2025

Baca juga: Pemkab Ponorogo Siapkan Rp58 Miliar untuk THR 9.000 ASN Jelang Hari Raya

Acara semakin semarak dengan kehadiran sesepuh Reog, Mbah Dimpil (Sukir) dan Mbah Jumali, yang menampilkan tari Druwon khas Magetan. Pertunjukan ini tak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya nilai budaya. “Kami harap Tadarus Budaya terus lestari sebagai warisan Ponorogo yang mendunia,” tutur Andri. Acara ini pun sukses menegaskan identitas Ponorogo sebagai kota Reog yang kaya tradisi.(*)

BACA JUGA  Bupati Trenggalek Lepas Rombongan Arus Balik Gratis Tujuan Kota Surabaya
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Malam Ramadhan – Lebaran 2026 di Alun-Alun Prioritaskan Pedagang Lokal Ponorogo

8 Maret 2026 - 10:35 WIB

Polres Ponorogo Amankan Pasutri Baru Dua Hari Menikah, Tersangka Curanmor

1 Maret 2026 - 11:22 WIB

Megengan Fest Ponorogo, Hadirkan Beragam Hiburan dan Pentas Seni mulai 13-22 Februari 2026

19 Februari 2026 - 11:56 WIB

Ponorogo Jadi Tuan Rumah Kejurprov Jatim Pentathlon 2026

14 Februari 2026 - 23:33 WIB

Kiprah SMPN 2 Kauman Ponorogo Identik sebagai Sekolah Seni

10 Februari 2026 - 09:23 WIB

Judi Sabung Ayam di Ponorogo Seakan Tak Tersentuh Hukum, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas! 

3 Februari 2026 - 08:41 WIB

Trending di Berita Terkini