Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 26 Feb 2025 18:19 WIB

Pesan Terakhir Bejo Sugiantoro ke Mat Halil: Tolak Pemain Titipan di Persebaya


					Mat Halil, yang turut mengantarkan jenazah Bejo ke peristirahatan terakhir, menyampaikan pesan tersebut kepada awak media. (Tangkapan layat @Olahbolacom) Perbesar

Mat Halil, yang turut mengantarkan jenazah Bejo ke peristirahatan terakhir, menyampaikan pesan tersebut kepada awak media. (Tangkapan layat @Olahbolacom)

PanselaNews.com, Sidoarjo – Kepergian Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya Surabaya, meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola Indonesia. Jenazah Bejo dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Geluran, Sidoarjo, pada Rabu, 26 Februari 2025, sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam momen haru tersebut, Mat Halil, rekan setim sekaligus sahabat Bejo, berbagi kenangan akan pesan mendalam yang pernah disampaikan sang legenda saat mereka bersama di Elit Pro Academy (EPA) Persebaya: “Jangan ada pemain titipan.”

Mat Halil, yang turut mengantarkan jenazah Bejo ke peristirahatan terakhir, menyampaikan pesan tersebut kepada awak media. Ia mengenang Bejo sebagai sosok yang teguh pada prinsip. Saat bekerja sama di EPA Persebaya, Bejo selalu menekankan pentingnya memilih pemain berdasarkan bakat dan kemampuan, bukan karena tekanan atau koneksi. “Pesan itu selalu saya ingat. Bejo ingin sepak bola bersih dan profesional,” ujar Mat Halil dengan nada penuh hormat.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Berhasil Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal dari Narkoba hingga Pencabulan

Baca juga: Legenda Timnas Indonesia Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun

Bejo Sugiantoro, yang wafat akibat serangan jantung pada 25 Februari 2025 saat bermain fun football, dikenal sebagai libero andal dan pelatih berdedikasi. Kolaborasinya dengan Mat Halil di EPA Persebaya menjadi bukti komitmen mereka dalam mencetak generasi muda berprestasi. Pemakaman di TPU Geluran dihadiri ratusan suporter Bonek, keluarga, dan rekan sesama legenda seperti Uston Nawawi dan Kurnia Sandy, menunjukkan betapa besar pengaruh Bejo di hati pecinta sepak bola.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera

15 April 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Jurnalis Wonogiri Gelar Maksi dan Halalbihalal, Solidaritas Wartawan Kian Menguat

15 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di Berita Terkini