Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 12 Agu 2025 20:44 WIB

Polresta Pati Pastikan Pleton Raimas Siap Amankan Aksi Damai dengan Pendekatan Humanis


					Polresta Pati Pastikan Pleton Raimas Siap Amankan Aksi Damai dengan Pendekatan Humanis Perbesar

Satuan Samapta Polresta Pati menggelar latihan Pleton Raimas [Rainmas] di Lapangan Mako Brimob Pati, Senin [11/8]

 

PanselaNews.com [PATI] – Menjelang pengamanan aksi unjuk rasa (unras) yang rencananya digelar pada 13 Agustus 2025 besok, Satuan Samapta Polresta Pati menggelar latihan Pleton Raimas (Rainmas) di Lapangan Mako Brimob Pati, Senin, 11 Agustus 2025 kemarin.

Latihan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB, dengan fokus pada kesiapan personel, penguasaan taktik pengendalian massa, dan penerapan pendekatan humanis di lapangan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dir Samapta Polda Jateng, KBO Samapta Polda Jateng, serta para Kasat Samapta dari Polresta Pati, Polres Kudus, Polres Jepara, Polres Blora, dan Polres Rembang. Selain itu, terlibat pula 10 personel Bulsit, 10 personel Dalmas Lanjut, serta 25 personel Ton Raimas yang akan menjadi garda depan dalam pengamanan unras nanti.

Kapolresta Pati melalui Kasat Samapta Polresta Pati, AKP Ali Mahmudi, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi potensi kerawanan. “Kami melaksanakan latihan ini untuk memastikan setiap personel siap bergerak cepat ketika ada panggilan luar biasa. Targetnya, penggunaan pakaian PHH Dalmas dapat dilakukan hanya dalam waktu lima menit,” ujarnya.

BACA JUGA  Jelang HUT ke-60 Lemhanas RI, Gubernur Lemhannas Ziarah ke Makam Bung Karno

Menurut AKP Ali Mahmudi, materi yang diberikan meliputi pengendalian massa anarkis, penyelamatan korban kerusuhan, pemadaman api menggunakan APAR, hingga tata cara menembakkan flash ball secara benar dan terukur. “Materi ini sengaja kami padatkan agar prajurit betul-betul menguasai setiap prosedur,” tambahnya.

Dari sisi peralatan, latihan kali ini memanfaatkan 13 unit kendaraan dinas roda dua jenis KLX Raimas, satu unit mobil publik address (RAISA), 10 set baju Dalmas, 25 set baju Raimas, 10 helm Dalmas, 25 helm Raimas, 12 pucuk senjata flash ball, dan 30 butir peluru flash ball. “Peralatan ini tidak hanya untuk latihan, tetapi juga akan digunakan saat pengamanan aksi nanti,” tegas AKP Ali Mahmudi.

Ia menambahkan, kecepatan respon adalah kunci dalam penanganan massa. “Dalam situasi nyata, setiap detik sangat berharga. Karena itu, latihan ini kami rancang menyerupai kondisi lapangan yang sesungguhnya,” ungkapnya.

BACA JUGA  Tingkatkan Literasi Digital dan Etika Bermedia, Polda Jateng Bekali Siswa SPN dengan Pelatihan Kehumasan

AKP Ali Mahmudi menekankan pentingnya kekompakan. “Pleton Raimas ini ibarat satu tubuh. Semua gerakan harus serentak, kompak, dan disiplin. Kalau satu saja terlambat, maka efektivitas pasukan akan berkurang,” jelasnya.

Selain penguasaan taktik, personel juga dilatih untuk memiliki mental tangguh dalam menghadapi tekanan di lapangan. “Unjuk rasa bisa berubah menjadi ricuh dalam hitungan menit. Kami siapkan mental anggota agar tetap tenang dan profesional,” tutur Kasat Samapta tersebut.

Dalam sesi latihan penyelamatan korban, para personel diberi simulasi evakuasi di tengah kerusuhan. “Ini penting karena tugas kami tidak hanya mengendalikan massa, tapi juga melindungi warga dari potensi bahaya,” kata AKP Ali Mahmudi.

Pada materi pemadaman api, setiap personel dilatih menggunakan APAR dengan cepat dan tepat sasaran. “Api kecil kalau dibiarkan bisa memicu kerusuhan lebih besar. Itulah kenapa kemampuan ini harus dimiliki semua anggota Raimas,” terangnya.

BACA JUGA  Wagub Jateng Usul Ekstrakurikuler Keagamaan di Sekolah

Latihan menembakkan flash ball menjadi salah satu momen yang paling serius. “Flash ball digunakan hanya dalam situasi tertentu dengan prosedur ketat. Anggota harus tahu kapan, di mana, dan bagaimana menggunakannya,” tegasnya.

Selain itu, AKP Ali Mahmudi menegaskan bahwa penanganan massa harus tetap mengedepankan sikap humanis. “Kami mengingatkan anggota untuk tetap ramah, tidak terpancing emosi, dan mengedepankan komunikasi persuasif sebelum mengambil tindakan tegas. Tujuannya agar situasi tetap terkendali tanpa harus menimbulkan gesekan yang tidak perlu,” paparnya.

Ia memastikan bahwa seluruh rangkaian latihan berjalan aman dan kondusif. “Kami bersyukur kegiatan ini berjalan lancar. Semua anggota antusias dan mengikuti instruksi dengan baik,” ungkapnya.

Kasat Samapta itu juga mengapresiasi dukungan dari jajaran Polda Jateng Ekswil Pati. “Sinergi ini menjadi modal penting untuk pengamanan nanti. Kami ingin semua pihak siap dan saling mendukung demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Sarno Kenes
Sumber:umas Polresta Pati

Penulis

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Motor Tabrakan di Simpang Tiga Pracimantoro Wonogiri, Dua Orang luka Serius

22 April 2026 - 20:23 WIB

TMMD Sengkuyung II 2026 Resmi Dibuka di Tirtomoyo Wonogiri, Percepat Pembangunan Desa

22 April 2026 - 19:46 WIB

Pemprov Jateng Bangun 20 Unit Rumah Apung bagi Warga Terdampak Rob di Demak

22 April 2026 - 19:28 WIB

Baharkam Polri Cek Kesiapan Berbagai Peralatan di Polda Jateng, Wujud Kesiapan Jaga Harkamtibmas

22 April 2026 - 19:14 WIB

Sindikat Ekspor Fiktif Dibongkar Polda Jateng, Ribuan Unit Motor Diselundupkan ke Timor Leste

22 April 2026 - 19:00 WIB

Bupati Mas Ipin Dukung Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah

22 April 2026 - 13:36 WIB

Trending di Berita Terkini