PanselaNews.com, Bogor – Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdoğan mempererat simbol kerja sama bilateral melalui pertukaran cendera mata bernilai historis di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (12/2). Prabowo menyerahkan senapan serbu berkaliber 5,56 mm tipe SS2-V4A2—produk dalam negeri PT Pindad—dan keris Balinese gegodohan berhias emas, perak, serta permata rubi kepada Erdoğan.
“Pemberian ini merefleksikan kekayaan budaya dan kemandirian teknologi pertahanan Indonesia,” ujar Prabowo. Senapan SS2-V4A2 merupakan varian terbaru yang digunakan TNI, sementara keris tersebut melambangkan warisan budaya Jawa yang diakui UNESCO.

Kedua pemimpin menegaskan pertukaran ini bukan sekadar gestur diplomatik/ Foto: BPMI Setpres
Sebagai balasan, Erdoğan memberikan guci keramik putih berornamen bunga merah muda khas Turkiye dan hiasan kaligrafi berisi puisi Jawa klasik. Puisi tersebut mengisahkan rasa syukur masyarakat Jawa kepada Sultan Abdulmecid Khan dan pemimpin Ottoman abad ke-19, Muhammad Hasib Pasha.
Baca juga: Kunjungan Kenegaraan Erdoğan: Memperkuat Diplomasi Indonesia-Turkiye di Usia 75 Tahun
Kedua pemimpin menegaskan pertukaran ini bukan sekadar gestur diplomatik, tetapi penanda komitmen memperdalam kerja sama pertahanan, kebudayaan, dan ekonomi. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Turkiye yang akan mencapai puncaknya pada 2025.
Sumber: BPMI Setpres









