Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 5 Feb 2025 18:08 WIB

Presiden Prabowo Terima Menkes Budi, Bahas Program Cek Kesehatan Gratis Nasional


					Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/ Foto: BPMI Setpres Perbesar

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/ Foto: BPMI Setpres

PanselaNews.com, Jakarta –  Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (05/02). Dalam pertemuan tersebut, Menkes Budi melaporkan perkembangan Program Cek Kesehatan Gratis yang direncanakan mulai dijalankan pada 10 Februari 2025. Program ini akan melibatkan 10.000 puskesmas dan 15.000 klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Menkes Budi menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menjangkau seluruh populasi Indonesia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap, dengan mekanisme yang disesuaikan berdasarkan kelompok usia. Untuk anak-anak di bawah 6 tahun dan di atas usia sekolah, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan saat mereka berulang tahun, dengan toleransi waktu satu bulan. Sementara itu, bagi anak usia sekolah, pemeriksaan akan dilaksanakan saat mereka masuk sekolah.

BACA JUGA  Menteri Nusron Wahid Dorong Sertipikasi Tanah Wakaf untuk Cegah Sengketa dan Konflik

Baja juga: Kementerian ATR/BPN Siap Tuntaskan Rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI 

Jenis pemeriksaan yang dilakukan sangat bervariasi, disesuaikan dengan tahapan usia. Bayi baru lahir akan menjalani 6 jenis screening, balita 8 jenis, anak usia SD hingga SMA 11 hingga 13 jenis, dewasa 19 jenis, dan lansia 19 jenis pemeriksaan. Selain itu, program ini juga mencakup screening kanker untuk kelompok usia di atas 40 tahun, dengan fokus pada kanker payudara dan serviks bagi perempuan, serta kanker paru dan kolorektal bagi laki-laki.

BACA JUGA  Gubernur Luthfi-Yasin Tinjau Kolam Retensi Semarang, Solusi Atasi Banjir Rob

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit, sekaligus menurunkan beban biaya kesehatan di masa mendatang. Menkes Budi menegaskan, program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

BACA JUGA  Tegas, Pastikan Polisi Tak Terlibat Judol, Propam Polres Trenggalek Periksa Ponsel Anggota

Sumber: BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini