PanselaNews.com, Surakarta – PSIM Yogyakarta akhirnya mengukir sejarah dengan menjadi juara Liga 2 2024/2025 setelah mengalahkan Bhayangkara FC dalam laga final yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Rabu, 26 Februari 2025, pukul 15.00 WIB. Kemenangan ini tidak hanya menyegel trofi Liga 2, tetapi juga mengakhiri penantian panjang selama hampir dua dekade untuk kembali berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.
Laga final berlangsung sengit. PSIM, yang dijuluki Laskar Mataram, tampil dominan di hadapan ribuan suporter fanatiknya, Brajamusti dan The Maident. Gol kemenangan dicetak oleh striker andalan Rafinha di babak kedua, memanfaatkan umpan terobosan dari Daniel Roken Tampubolon. Skor akhir 1-0 untuk PSIM memastikan gelar juara dan tiket promosi yang sudah mereka amankan sebelumnya usai menang 2-1 atas PSPS Pekanbaru pada 17 Februari 2025.
Baca juga: Menpora Dito Ariotedjo: PSSI Tunjuk Indra Sjafri Jadi Pelatih Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
Perjalanan PSIM menuju gelar juara Liga 2 musim ini penuh liku. Sejak fase grup, tim asuhan pelatih Seto Nurdiantoro menunjukkan konsistensi luar biasa. Mereka lolos sebagai runner-up grup di putaran pertama, lalu mendominasi Grup X babak 8 besar dengan 15 poin dari 6 laga. Kemenangan atas Bhayangkara FC menjadi puncak prestasi PSIM, mengungguli lawan yang juga tampil impresif dengan hanya satu kekalahan di fase awal.
“Keberhasilan ini adalah buah kerja keras tim dan dukungan luar biasa dari suporter. PSIM pantas juara dan kembali ke Liga 1,” ujar seorang pendukung setia seusai laga. Kemenangan ini juga menjadi kado manis bagi kota Yogyakarta, mengingat PSIM adalah salah satu pendiri PSSI yang memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia.












