Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 15 Mei 2026 20:14 WIB

Puluhan Ribu Umat Buddha Bakal Rayakan Waisak di Candi Borobudur, Momentum Dongkrak Ekonomi Kawasan


					Puluhan Ribu Umat Buddha Bakal Rayakan Waisak di Candi Borobudur, Momentum Dongkrak Ekonomi Kawasan Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap penyelenggaraan Waisak Nasional 2026, sebagai agenda keagamaan nasional yang strategis. (Foto: Dok. Ist) 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 diperkirakan akan mengerek aktivitas ekonomi di kawasan sekitar Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sebab, puluhan ribu orang direncanakan akan meramaikan puncak acara tersebut.

Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jawa Tengah, Tanto Soegito Harsono, mengatakan, antusiasme umat Buddha untuk mengikuti Waisak tahun ini sangat tinggi. Hingga pertengahan Mei, jumlah peserta yang terdaftar sudah mencapai sekitar 23 ribu orang, dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Peserta datang dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, Jakarta, Banten, dan paling banyak dari Jawa Tengah,” ujarnya.

Namun demikian, jumlah pengunjung diperkirakan masih akan bertambah signifikan, terutama saat malam pelepasan lampion.

BACA JUGA  Mas Ipin Titipkan Aspirasi Ke Komisi D DPRD Provinsi Jatim, Apa Saja? 

“Biasanya pada hari H masih banyak yang datang langsung. Saat pelepasan lampion bisa bertambah hampir 10 ribu orang lagi,” kata Tanto.

Lonjakan kunjungan itu disebut sudah mulai terasa di kawasan Borobudur dan sekitarnya. Hotel, homestay, hingga penginapan milik warga, dilaporkan hampir penuh sejak jauh hari.

“Dampaknya tentu besar untuk masyarakat, mulai hotel, homestay, warung makan, restoran, semuanya akan ramai menjelang Waisak,” ujarnya.

Menurut Tanto, momentum libur panjang pada akhir Mei juga menjadi faktor yang membuat Waisak tahun ini diprediksi lebih ramai dibanding sebelumnya.

Wakil Ketua Panitia Waisak Nasional 2026, Karuna Murdaya, mengatakan, dukungan Gubenur Jateng, Ahmad Luthfi, selama ini menjadi bagian penting dalam kelancaran penyelenggaraan Waisak Nasional.

“Pak Gubernur pernah ikut sebelumnya, dan tahun ini senang akan hadir juga,” ujarnya seusai audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Kota Semarang, Rabu (13/5/2026).

BACA JUGA  Organisasi Pelita Prabu Gelar Pertemuan Anggota Dalam Upaya Meningkatkan Sinergi di 25 Kecamatan Se-Wonogiri

Rangkaian Waisak sebenarnya telah dimulai sejak awal Mei. Namun, kegiatan besar akan berlangsung pada 23-24 Mei melalui bakti sosial kesehatan gratis di Borobudur, dengan target melayani sekitar 10 ribu pasien.

Selain kegiatan sosial, panitia juga menyiapkan sejumlah ritual sakral yang menjadi tradisi tahunan Waisak. Pada 29 Mei akan dilakukan pengambilan Api Dharma dari Mrapen, Grobogan, dilanjutkan pengambilan Air Berkah dari Umbul Jumprit pada 30 Mei.

Karuna menjelaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian tahun ini, adalah perjalanan para Bhikkhu Thudong yang berjalan kaki dari Bali menuju Borobudur sejauh sekitar 660 kilometer.

“Tahun ini ada 60 bhikkhu yang ikut, terdiri dari 50 bhikkhu asing dan 10 lokal,” katanya.

Puncak perayaan Waisak akan berlangsung pada 31 Mei 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, detik-detik Waisak tahun ini jatuh pada sore hari, tepat pukul 15.44 WIB. Karena itu, susunan acara juga mengalami penyesuaian.

BACA JUGA  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Wonogiri Tanam Jagung Seluas 25 Hektar

Prosesi akan dimulai sejak pagi hari dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Setelah detik-detik Waisak berlangsung pada sore hari, pelepasan lampion perdamaian akan dibagi dalam dua sesi mulai pukul 18.30 WIB, kemudian dilanjutkan sendratari pada malam hari.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap penyelenggaraan Waisak Nasional 2026, sebagai agenda keagamaan nasional yang strategis.

Menurutnya, Waisak tidak hanya menjadi perayaan spiritual umat Buddha, tetapi juga simbol kuat toleransi, persatuan, dan moderasi beragama di Indonesia. Pemprov Jawa Tengah, lanjut dia, mendukung seluruh rangkaian kegiatan mulai dari bakti sosial kesehatan, ritual spiritual, hingga prosesi puncak Waisak di Borobudur.

Ahmad Luthfi juga akan hadir dalam rangkaian kegiatan Waisak di Borobudur. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Borobudur Playon Tak Sekedar Lomba Lari, Tapi Juga Ajang Berbagi, Rp600 Juta Disumbangkan ke Warga

5 Juli 2026 - 10:17 WIB

Satlantas Polres Wonogiri Sigap Tangani Kecelakaan di Giritontro, Seorang Pemotor Terluka

5 Juli 2026 - 08:04 WIB

Festival Mie Ayam Bakso Wonogiri Catatkan Rekor MURI, Sajikan 5.555 Porsi

3 Juli 2026 - 20:51 WIB

Peduli Lingkungan Warnai Kenaikan Pangkat Personel Polda Jateng, Puluhan Ribu Bibit Pohon Ditanam di Seluruh Jawa Tengah

3 Juli 2026 - 19:29 WIB

Libur Sekolah, Kota Lama hingga Borobudur Jadi Magnet Pelancong 

3 Juli 2026 - 19:06 WIB

Polda Jateng Terapkan Standar Berlapis Bagi Personil Pengguna Senpi Dinas

3 Juli 2026 - 15:40 WIB

Trending di Berita Terkini