Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 16 Nov 2024 11:15 WIB

Pupuk Indonesia Gelar Rembuk Tani di Karanganyar untuk Percepat Penebusan Pupuk Bersubsidi 2024


					Pupuk Indonesia Gelar Rembuk Tani di Karanganyar untuk Percepat Penebusan Pupuk Bersubsidi 2024 Perbesar

PanselaNews.com,Karanganyar – Dalam upaya mempercepat penebusan pupuk bersubsidi tahun 2024 dan mendukung petani pada musim tanam, PT Pupuk Indonesia (Persero) mengadakan acara “Rembuk Tani” di Karanganyar, Jawa Tengah, pada Sabtu (16/11/2024).

Acara ini bertujuan untuk memastikan akses yang lebih luas dan terjangkau terhadap pupuk, sekaligus mendorong peningkatan hasil pertanian melalui dialog dan program diskon khusus.

Senior Manager Jawa Tengah & DIY Pupuk Indonesia, Antonius Yudhi Kristyanto, menyatakan, “Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan petani akan pupuk dapat terpenuhi, baik dari sisi ketersediaan maupun harga yang terjangkau. Dengan dukungan ini, kami berharap dapat meningkatkan semangat dan optimisme petani dalam menghadapi musim tanam.” katanya.

BACA JUGA  Perbaikan Jembatan Nambangan Selogiri Selesai, Arus Lalulintas Kembali Normal

Dalam program Rembuk Tani, petani dapat menikmati berbagai diskon khusus. Salah satu program utama adalah voucher potongan harga sebesar Rp50.000 untuk setiap pembelian pupuk bersubsidi di kios resmi sampai 20 Desember 2024.

Pupuk yang disubsidi termasuk Urea, NPK, dan pupuk Organik, yang telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan tanaman berdasarkan Permentan No 1/2024.

Proses penebusan pupuk subsidi di kios kini lebih cepat dan mudah, karena petani hanya perlu membawa KTP sebagai identitas saat melakukan penebusan.

BACA JUGA  Paus Fransiskus Meninggal Dunia, Vatikan Umumkan Kabar Duka

Acara ini juga menawarkan potongan harga sebesar 40% untuk Pupuk NPK Phonska Plus, pupuk nonsubsidi unggulan yang membantu meningkatkan hasil panen. Diskon ini memberikan kesempatan bagi petani untuk mendapatkan pupuk berkualitas dengan harga lebih terjangkau.

Selain penawaran diskon, Rembuk Tani juga menampilkan sesi diskusi antara perwakilan Pupuk Indonesia, dinas pertanian setempat, dan para petani. Dalam diskusi ini, petani mendapatkan informasi mengenai akses dan distribusi pupuk, serta tips praktis untuk penggunaan pupuk yang efektif.

BACA JUGA  Penjual Buku di Pasar Gembrong Jakarta Timur Viral: "Jika Bukunya Hilang, Indonesia Mau Pintar"

Diskusi dua arah tersebut diharapkan dapat mempererat komunikasi antara Pupuk Indonesia dan komunitas petani, serta menciptakan kerjasama yang berkelanjutan dalam upaya mencapai swasembada pangan.

“Melalui semangat kolaborasi, Pupuk Indonesia berkomitmen mendampingi petani dalam setiap tahap perjalanan menuju kemandirian pangan nasional. Rembuk Tani bukan hanya sekadar acara, tetapi juga merupakan komitmen nyata dalam membangun ketahanan pangan yang lebih kokoh untuk masa depan Indonesia yang sejahtera dan berkelanjutan,” tutup Yudhi. (Sar/*) 

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita Terkini