Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 28 Feb 2025 16:14 WIB

Sanken Cikarang Tutup Juni 2025, Ratusan Karyawan Terancam PHK Massal


					Gambar Ilustrasi Sanken Indonesia (Sanken) Perbesar

Gambar Ilustrasi Sanken Indonesia (Sanken)

PanselaNews.com, Bekasi – PT Sanken Indonesia, perusahaan elektronik asal Jepang, dipastikan akan menghentikan operasional pabriknya di Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Bekasi, pada Juni 2025. Penutupan total ini mengakibatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, dengan ratusan karyawan terdampak. Keputusan ini menambah daftar penutupan pabrik di Indonesia, menyusul isu ekonomi global dan perubahan strategi perusahaan induk di Jepang.

BACA JUGA  Gubernur Jatim Resmi Lantik Heru Suseno Sebagai Pj Bupati Tulungagung

Berdasarkan laporan, PT Sanken Indonesia, yang memproduksi komponen listrik seperti transformator dan power supply, akan memindahkan fokus produksi ke sektor semikonduktor di Jepang. Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Sanken Indonesia, Dedy Supriyanto, mengungkapkan kekhawatiran karyawan. “Semua akan di-PHK. Kami memahami ini hak manajemen, tapi kami perjuangkan kompensasi yang layak,” ujar Dedy dalam wawancara pada 20 Februari 2025. Ia menyebut negosiasi pesangon masih berlangsung, dengan target selesai sebelum Ramadan 2025.

BACA JUGA  Solusi Cerah untuk Karyawan PT Sritex: Gubernur Jateng Ambil Langkah Tegas

Baca juga: Ribuan Karyawan Sritex Sukoharjo Di-PHK, Tinggalkan Kenangan di Seragam Bertanda Tangan

Penutupan ini pertama kali diumumkan pada Februari 2024, namun proses produksi masih berjalan hingga Juni 2025. Sebanyak 459 pekerja aktif terancam kehilangan pekerjaan, ditambah 500 lainnya yang telah di-PHK sebelumnya. Kementerian Perindustrian menyatakan, keputusan ini murni dari induk perusahaan dan bukan akibat iklim usaha di Indonesia. Publik kini menantikan langkah pemerintah dan serikat pekerja untuk memastikan hak karyawan terpenuhi. (*)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelajar di Kajoran Kedapatan Beli Sajam Lewat TikTok, Polda Jateng Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

28 Mei 2026 - 17:24 WIB

Kapolsek Jatipurno Hadiri Kegiatan “Qurban Sampai Tujuan”, Wujud Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

28 Mei 2026 - 17:04 WIB

Viral Live Pocong di Sragen, Polda Jateng Tegaskan Konten Demi Sensasi yang Resahkan Warga Akan Ditindak

28 Mei 2026 - 16:54 WIB

Semangat Idul Adha, Polda Jateng Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga dan Kaum Dhuafa

27 Mei 2026 - 18:12 WIB

Polres Wonogiri Sembelih 8 Sapi dan 25 Kambing pada Idul Adha 1447 H, Daging Qurban Dibagikan ke Warga dan Ponpes

27 Mei 2026 - 13:39 WIB

Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo di Trenggalek

27 Mei 2026 - 13:02 WIB

Trending di Berita Terkini