Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 14 Jun 2025 20:32 WIB

Sekda Jateng Dukung Digitalisasi Schneider: Jalan Menuju Industri Hijau


					Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengapresiasi Schneider Electric Digitalization Innovation Day Semarang 2025 (Foto: Syahidan)

Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengapresiasi Schneider Electric Digitalization Innovation Day Semarang 2025 (Foto: Syahidan)

Innovation Day Semarang 2025 Soroti Efisiensi Energi dan Keberlanjutan

Panselanews.com [SEMARANG] – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengapresiasi Schneider Electric Digitalization Innovation Day Semarang 2025, yang digelar di Ballroom Padma Hotel Semarang, Kamis (12/6/2025). Acara bertema “Make Sustainable Impact with Digitalization” ini menyoroti efisiensi energi dan keberlanjutan (sustainability) untuk mencegah kerusakan lingkungan, sekaligus mendukung Jawa Tengah sebagai penumpu pangan dan industri nasional.

Sumarno menegaskan, Jawa Tengah menghadapi tantangan menyeimbangkan peran sebagai lumbung pangan dan pusat industri. “Dua hal yang bertolak belakang, tapi harus berjalan seimbang. Alih teknologi dan sumber daya yang efisien serta berkelanjutan adalah kuncinya,” ujarnya. Ia memperingatkan dampak pemanasan global, mengajak semua pihak peduli lingkungan agar anak cucu tidak mewarisi masalah lingkungan.

President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Martin Setiawan, menjelaskan bahwa digitalisasi dan otomasi menjadi solusi untuk efisiensi energi. Ia menyoroti konsumsi energi kecerdasan buatan (AI), seperti ChatGPT, yang 10 kali lipat lebih besar dibandingkan mesin pencarian standar. “Kami fokus pada transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi guna mengatasi tantangan keberlanjutan,” katanya.

Acara ini dihadiri pelaku industri, pejabat pemerintah, dan stakeholder Jawa Tengah. Schneider Electric memamerkan teknologi ramah lingkungan, seperti yang diterapkan di pabrik Cikarang dan Batam, yang mampu mengurangi emisi karbon setara penanaman ratusan pohon per tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jateng triwulan I 2025 sebesar 4,96%, melampaui rata-rata nasional (4,87%), menegaskan pentingnya digitalisasi di wilayah ini.

Sumarno menambahkan, forum seperti ini memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan Batang. “Efisiensi energi adalah strategi bijak untuk pertumbuhan ekonomi tanpa merusak lingkungan,” tuturnya. Acara ditutup dengan diskusi panel dan demonstrasi teknologi terbaru Schneider Electric, termasuk solusi IoT dan elektrifikasi untuk industri hijau.(*)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita Terkini