Innovation Day Semarang 2025 Soroti Efisiensi Energi dan Keberlanjutan
Panselanews.com [SEMARANG] – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengapresiasi Schneider Electric Digitalization Innovation Day Semarang 2025, yang digelar di Ballroom Padma Hotel Semarang, Kamis (12/6/2025). Acara bertema “Make Sustainable Impact with Digitalization” ini menyoroti efisiensi energi dan keberlanjutan (sustainability) untuk mencegah kerusakan lingkungan, sekaligus mendukung Jawa Tengah sebagai penumpu pangan dan industri nasional.
Sumarno menegaskan, Jawa Tengah menghadapi tantangan menyeimbangkan peran sebagai lumbung pangan dan pusat industri. “Dua hal yang bertolak belakang, tapi harus berjalan seimbang. Alih teknologi dan sumber daya yang efisien serta berkelanjutan adalah kuncinya,” ujarnya. Ia memperingatkan dampak pemanasan global, mengajak semua pihak peduli lingkungan agar anak cucu tidak mewarisi masalah lingkungan.
President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Martin Setiawan, menjelaskan bahwa digitalisasi dan otomasi menjadi solusi untuk efisiensi energi. Ia menyoroti konsumsi energi kecerdasan buatan (AI), seperti ChatGPT, yang 10 kali lipat lebih besar dibandingkan mesin pencarian standar. “Kami fokus pada transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi guna mengatasi tantangan keberlanjutan,” katanya.
Acara ini dihadiri pelaku industri, pejabat pemerintah, dan stakeholder Jawa Tengah. Schneider Electric memamerkan teknologi ramah lingkungan, seperti yang diterapkan di pabrik Cikarang dan Batam, yang mampu mengurangi emisi karbon setara penanaman ratusan pohon per tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jateng triwulan I 2025 sebesar 4,96%, melampaui rata-rata nasional (4,87%), menegaskan pentingnya digitalisasi di wilayah ini.
Sumarno menambahkan, forum seperti ini memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan Batang. “Efisiensi energi adalah strategi bijak untuk pertumbuhan ekonomi tanpa merusak lingkungan,” tuturnya. Acara ditutup dengan diskusi panel dan demonstrasi teknologi terbaru Schneider Electric, termasuk solusi IoT dan elektrifikasi untuk industri hijau.(*)









