Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 29 Apr 2025 17:11 WIB

Sekda Jateng Ingatkan Pesan Gubernur: Ikan Busuk dari Kepalanya! 


					Sekda Jateng Ingatkan Pesan Gubernur: Ikan Busuk dari Kepalanya!  Perbesar

Ribuan Kades Se-Jateng Ikuti Sekolah Anti Korupsi Digelar Pemprov Jateng, di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (29/4/2025). (PanselaNews/Pemprov Jateng) 

PanselaNews.com,Semarang- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, Sekolah Antikorupsi bagi Kepala Desa se- Jawa Tengah merupakan upaya dalam mewujudkan komitmen untuk menyelenggarakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Kepala desa sebagai penyelenggara pemerintah adalah pemimpin yang harus memiliki integritas.

“Sebagaimana pernah disampaikan Bapak Gubernur, ikan busuk dimulai dari kepala. Artinya, integritas dimulai dari pimpinan. Kepala desa adalah pemimpin di desa. Integritas adalah mewujudkan akselerasi pembangunan desa dan meminimalisir penyimpangan keuangan desa,” jelas Sekda saat menyampaikan laporan pelaksanaan Sekolah Antikorupsi bagi Kepala Desa se Jawa Tengah di GOR Jatidiri, Selasa (29/04/2025).

BACA JUGA  Pj Bupati Tulungagung Salurkan Hak Pilihnya di TPS 5 SDN Kampungdalem

Lebih lanjut, Sekda mengatakan,
kegiatan ini menindaklanjuti arahan Gubernur  Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen dalam mewujudkan visi misi gubernur dan wagub untuk mewujudkan Jateng Maju Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karenanya, desa harus responsif dan kolaboratif dengan Pemda baik provinsi maupun kabupaten atau kota.

BACA JUGA  Polda Jateng Musnahkan Barang Bukti 5 kg Sabu dan 7 kg Ganja, Sebagai Wujud Perang Lawan Narkoba

Pemprov, kata Marno sapaan akrabnya, telah berupaya melaksanakan pencegahan atinkorupsi di desa melalui sosialisasi desa antikorupsi dan bimbingan teknis desa antikorupsi.

Melalui kolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah ada 30 desa di Jawa Tengah yang ditetapkan menjadi percontohan desa antikorupsi. Sedangkan  290 desa berkolaborasi dengan inspektorat, Kemendagri dan Dispermades.

Sekolah Antikorupsi bagi Kepala Desa se Jawa Tengah diikuti 7.810 kepala desa, 29 bupati, 35 inspektorat di Jateng, 29 kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa se Jateng dan OPD di Pemprov Jateng. “Kami berterima kasih atas semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Semoga Sekolah Antikorupsi bagi kepala desa se Jawa Tengah  ini dapat meminimalisir penyimpangan  keuangan desa, Ngopeni dan Nglakoni Desa tanpa korupsi,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA  Polri Harap Sudirman Loop Jadi Ajang Cetak Bibit Atlet Sepeda

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan dan Screening TB Paru bagi Bhabinkamtibmas

3 Juni 2026 - 18:15 WIB

Kementerian Komdigi Latih Ratusan Pelaku UMKM di Wonogiri Berinovasi Dengan AI, Jadi Lokasi Pertama di Indonesia

3 Juni 2026 - 16:20 WIB

Operasi Patuh Candi 2026 Segera Digelar, Polda Jateng Fokus Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Pengguna Jalan

3 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polda Jateng Gandeng FBI Ungkap Penipuan Crypto Lintas Negara Beromzet Rp 41 Miliar, Korbannya Warga Amerika Serikat

2 Juni 2026 - 20:10 WIB

Dukung Pencegahan TBC, Polres Wonogiri dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bhabinkamtibmas

2 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional, Jateng Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

2 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita Terkini