Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 30 Apr 2025 08:46 WIB

Sekda Jateng Sumarno: Ambil Hikmah Puasa untuk Birokrasi Jujur & Sehat


					Rapat Koordinasi Sekda se-Jateng bertema “Peran Sekretaris Daerah dalam Membangun Birokrasi yang Sehat” di Hotel Ibis Style Simpanglima, Semarang, pada Selasa (29/4/2025) (Foto: Syahidan) Perbesar

Rapat Koordinasi Sekda se-Jateng bertema “Peran Sekretaris Daerah dalam Membangun Birokrasi yang Sehat” di Hotel Ibis Style Simpanglima, Semarang, pada Selasa (29/4/2025) (Foto: Syahidan)

Rakor Sekda Jateng Tekankan Kejujuran dan Birokrasi Berbasis Kompetensi

Panselanews [SEMARANG] – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengajak para Sekda kabupaten/kota mengambil hikmah puasa untuk membangun birokrasi yang jujur. Dalam Rapat Koordinasi Sekda se-Jateng bertema “Peran Sekretaris Daerah dalam Membangun Birokrasi yang Sehat” di Hotel Ibis Style Simpanglima, Semarang, pada Selasa, 29 April 2025, ia menekankan kejujuran sebagai nilai utama aparatur sipil negara (ASN).

Sekda Jateng Sumarno ajak ambil hikmah puasa untuk birokrasi jujur. Rakor se-Jateng tekankan kompetensi & etika pelayanan publik. (Foto: Syahidan)

Sumarno menjelaskan, puasa mengajarkan kejujuran, seperti menahan diri dari minum meski tak ada yang melihat. “Sebagai ASN, kita harus jujur meski tanpa pengawasan,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa Sekda, sebagai ASN tertinggi di daerah, harus menjadi teladan dalam integritas dan profesionalisme, terutama di tengah tantangan situasi politik pasca-pemilu 2024.

Rakor ini menghadirkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrullah, yang memaparkan pentingnya memahami psikologi dan suasana batin ASN. Zudan menyoroti perlunya birokrasi sehat melalui aturan formal, akuntabilitas, etika pelayanan publik, dan sistem meritokrasi berbasis kompetensi, bukan koneksi, untuk menghindari regulasi yang berpotensi merugikan.

Zudan juga mengungkap rencana BKN menerapkan remapping dan redistribusi untuk mengoptimalkan birokrasi. “Pemetaan yang baik akan menciptakan birokrasi yang efisien,” katanya. Langkah ini diharapkan menjawab tantangan pengelolaan ASN, termasuk pengisian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang menjadi perhatian para Sekda di daerah.

Para Sekda menyampaikan sejumlah isu, seperti pengisian jabatan pada SOTK yang akan segera dilaksanakan. Rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen birokrasi yang bersih dan adaptif, sekaligus menginspirasi ASN untuk melayani masyarakat dengan integritas. Upaya ini diharapkan membawa Jawa Tengah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.(*)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera

15 April 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Jurnalis Wonogiri Gelar Maksi dan Halalbihalal, Solidaritas Wartawan Kian Menguat

15 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di Berita Terkini