Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 20 Apr 2025 10:30 WIB

Situbondo Entaskan Kemiskinan dengan Sekolah Rakyat & DTSEN


					Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pendopo Kabupaten Situbondo, Sabtu, 19 April 2025. (Foto: kemensos.go.id)

Perbesar

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pendopo Kabupaten Situbondo, Sabtu, 19 April 2025. (Foto: kemensos.go.id)

Bupati Rio: Data Presisi dan Pendidikan Jadi Jurus Pamungkas

PanselaNews.com, Situbondo – Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadikan Sekolah Rakyat dan Data Tunggal Sosial Ekonomi dan Nasional (DTSEN) sebagai strategi utama untuk mengentaskan kemiskinan. Hal ini disampaikan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, usai berdialog dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pendopo Kabupaten Situbondo, Sabtu, 19 April 2025.

Situbondo pakai Sekolah Rakyat & DTSEN entaskan kemiskinan. Bupati Rio target kemiskinan di bawah 9% dalam 5 tahun. (Foto: kemensos.go,id)

“DTSEN membuat kebijakan lebih presisi. Kita tahu siapa yang miskin ekstrem dan butuh intervensi. Ini jurus pamungkas,” ujar Rio, dikutip dari laman kemensos.go.id. Ia menjelaskan, DTSEN memungkinkan pemerintah menargetkan bantuan secara tepat, sementara Sekolah Rakyat akan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat desil 1-2 (kelompok termiskin).

Pemkab Situbondo telah menyiapkan 6 hektare lahan untuk Sekolah Rakyat dan memanfaatkan bangunan eksisting sebagai langkah awal. “Kami siapkan lahan, data, dan siswa. Situbondo siap support abis,” kata Rio. Ia menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 9% dalam lima tahun ke depan, meninggalkan warisan kebijakan yang memberdayakan.

Menteri Sosial Gus Ipul menyebut Sekolah Rakyat sebagai “harapan baru” untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. “Ini bukan hanya bangunan, tapi ruang lahirnya harapan bagi anak-anak dari keluarga rentan,” ujarnya. Ia mencatat, 280 pemerintah daerah telah mengajukan usulan Sekolah Rakyat, dengan target awal 100-200 sekolah dibangun tahun ini. Situbondo menjadi salah satu daerah paling siap dan akan membahas teknis lanjutan di Jakarta.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pilar sosial, Situbondo optimistis menjadi daerah yang lebih inklusif dan sejahtera.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Jatisrono, Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

26 Juli 2026 - 06:45 WIB

Iwapi Jateng Gelar Pameran Produk Unggulan, Ajang Promosi UMKM Perempuan

26 Juli 2026 - 06:11 WIB

Hartanto Boechori: Pak Presiden Jurnalis Bukan “Londo Ireng”

26 Juli 2026 - 05:42 WIB

Trending di Berita Terkini