Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 7 Mar 2025 16:36 WIB

Suharyanto Tinjau Banjir Bekasi, Optimalkan Pompa dan OMC


					Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., meninjau penanganan darurat banjir di Perumahan Sahara Indah Permai 3, Desa Satria Jaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (7/3/2025)./ Foto: BNPB Perbesar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., meninjau penanganan darurat banjir di Perumahan Sahara Indah Permai 3, Desa Satria Jaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (7/3/2025)./ Foto: BNPB

Penanganan Darurat di Sahara Indah Permai 3

PanselaNews.com, Bekasi – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., meninjau penanganan darurat banjir di Perumahan Sahara Indah Permai 3, Desa Satria Jaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (7/3/2025). Ia mengoptimalkan upaya dengan penyedotan air menggunakan pompa, mengatasi genangan setinggi 30 cm di depan gapura perumahan. “Lokasinya lebih rendah dari jalan utama, jadi kita pakai pompa,” kata Suharyanto. Banjir ini melanda sejak Selasa (3/3) dan kini mulai surut.

Selain pompa, Suharyanto menyebut Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dimulai sejak 3 Maret membantu percepatan penanganan./ Foto: BNPB

Selain pompa, Suharyanto menyebut Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dimulai sejak 3 Maret membantu percepatan penanganan. OMC mengurangi intensitas hujan, memberi dampak positif pada wilayah terdampak. Ia juga mengumumkan rencana OMC terpadu pada 10-20 Maret 2025, melibatkan pemerintah pusat hingga daerah. “Kita akan lakukan OMC terpadu untuk pastikan banjir terkendali,” ujarnya. Langkah ini jadi solusi jangka pendek di tengah kendala saluran air.

BACA JUGA  PringHarmonic 2025 Buka Tenant, Ajak UMKM & Kreatif di Ponorogo Creative Festival

Suharyanto turut mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan. Ia menekankan pentingnya mematikan listrik saat banjir untuk hindari korsleting atau sengatan listrik. “Matikan aliran listrik demi keselamatan,” katanya. Pesan ini krusial mengingat risiko listrik jadi ancaman serius di wilayah banjir. Upaya ini menunjukkan komitmen BNPB menangani bencana dengan cepat dan aman bagi masyarakat.

BACA JUGA  Hujan Deras Landa Jabodetabek hingga Jateng-Jatim, Waspada Banjir

Baca juga: Wapres dan Kepala BNPB Tinjau Banjir Bekasi, Pemerintah Janjikan Bantuan Cepat

Kunjungan ini mencerminkan respons aktif pemerintah terhadap banjir di Bekasi. Meski genangan berkurang, penanganan darurat tetap digencarkan. Pompa dan OMC jadi andalan, sementara warga diminta siaga. Suharyanto berharap kolaborasi lintas sektor mempercepat pemulihan, terutama di kawasan rawan seperti Sahara Indah Permai 3.(*)

BACA JUGA  Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Efisiensi APBD Rp 3,4 Triliun

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Jateng Gelar Simulasi Unit Negosiator di Kantor Gubernur

24 April 2026 - 18:40 WIB

Dua Motor Tabrakan di Simpang Tiga Pracimantoro Wonogiri, Dua Orang luka Serius

22 April 2026 - 20:23 WIB

TMMD Sengkuyung II 2026 Resmi Dibuka di Tirtomoyo Wonogiri, Percepat Pembangunan Desa

22 April 2026 - 19:46 WIB

Pemprov Jateng Bangun 20 Unit Rumah Apung bagi Warga Terdampak Rob di Demak

22 April 2026 - 19:28 WIB

Baharkam Polri Cek Kesiapan Berbagai Peralatan di Polda Jateng, Wujud Kesiapan Jaga Harkamtibmas

22 April 2026 - 19:14 WIB

Sindikat Ekspor Fiktif Dibongkar Polda Jateng, Ribuan Unit Motor Diselundupkan ke Timor Leste

22 April 2026 - 19:00 WIB

Trending di Berita Terkini