Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 22 Apr 2026 19:28 WIB

Pemprov Jateng Bangun 20 Unit Rumah Apung bagi Warga Terdampak Rob di Demak


					Pemprov Jateng Bangun 20 Unit Rumah Apung bagi Warga Terdampak Rob di Demak Perbesar

 

PanselsNews.com [SEMARANG] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggulirkan bantuan pembangunan rumah apung, bagi warga terdampak bencana rob di Kabupaten Demak. 

Bantuan pembangunan rumah apung tersebut hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Demak, dan Bank Jateng.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan menuturkan, bantuan rumah apung merupakan salah satu solusi adaptif untuk menjawab persoalan lingkungan pesisir, khususnya di Desa Timbulsloko dan Desa Bedono Kecamatan Sayung Demak, yang selama ini kerap terendam air laut.

BACA JUGA  Dalam Sepekan Tiga Rumah di Jawa Tengah Meledak Akibat Peracikan Petasan, Polda Jateng Ingatkan Bahaya dan Ancaman Hukuman Berat

“Bantuan rumah apung terus kami lakukan, sebagai langkah solutif bagi warga terdampak rob di Kabupaten Demak,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Skema kolaboratif yang dilakukan sesuai dengan semangat Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah, yang diusung Gubernur Ahmad Lutffi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng Pemerintah Kabupaten Demak dan Bank Jateng.

“Dalam beberapa kesempatan, Pak Gubernur selalu menyampaikan kerja super team bukan super man. Itu yang kami lakukan dalam menangani pemukiman warga di daerah bencana rob,” lanjutnya.

Hingga akhir 2025, sudah ada 15 rumah apung yang dibangun. Yakni 1 unit prototype rumah apung di tahun 2023 oleh Pemkab Demak dan CSR, 1 unit rumah apung di tahun 2024 oleh Yayasan sheep Indonesia, 3 unit rumah apung pada 2025 oleh CSR Bank Jateng dan Pemkab Demak, dan 10 unit lagi pada 2025.

BACA JUGA  Operasi Aman Candi 2025, Polres Wonogiri Gencar Sosialisasi Cegah Aksi Premanisme

“Pada tahun 2026 ini total akan dibangun 20 unit rumah apung, yang terdiri dari 19 unit rumah apung di Desa Timbulsloko dan 1 unit di Desa Bedono Kecamatan Sayung. 17 unit, di antaranya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.

Boedyo menerangkan, tahun ini bantuan rumah apung sudah dimulai pembangunan dengan 3 unit. Masing-masing penerima Rokani, Desa Bedono dan dua di Desa Timbulsloko yakni Krisma dan Ngadiyanto.

BACA JUGA  Identitas Kerangka Manusia di Perkebunan RPH Tinasat Kismantoro Wonogiri Terungkap

“Saat ini sudah mulai proses pembangunan pada bulan Maret, dan ditargetkan selesai di bulan Mei ini,” tuturnya.

Boedyo berharap, bantuan rumah apung menjadi solusi bagi warga terdampak rob, sehingga mereka dapat memiliki hunian yang jauh lebih layak, aman dan nyaman.

“Selama ini rob menjadi masalah utama bagi warga di sana. Kami berharap bantuan ini menjadi solusi,” tandasnya. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Motor Tabrakan di Simpang Tiga Pracimantoro Wonogiri, Dua Orang luka Serius

22 April 2026 - 20:23 WIB

TMMD Sengkuyung II 2026 Resmi Dibuka di Tirtomoyo Wonogiri, Percepat Pembangunan Desa

22 April 2026 - 19:46 WIB

Baharkam Polri Cek Kesiapan Berbagai Peralatan di Polda Jateng, Wujud Kesiapan Jaga Harkamtibmas

22 April 2026 - 19:14 WIB

Sindikat Ekspor Fiktif Dibongkar Polda Jateng, Ribuan Unit Motor Diselundupkan ke Timor Leste

22 April 2026 - 19:00 WIB

Bupati Mas Ipin Dukung Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah

22 April 2026 - 13:36 WIB

Pemuda Sragen Jadi Korban Kasus Penggelapan Sepeda Motor di Pracimantoro Wonogiri

22 April 2026 - 10:51 WIB

Trending di Berita Terkini