Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 6 Apr 2025 14:41 WIB

Surya Paloh Tolak Kabinet Prabowo: NasDem Tahu Diri!


					Ketua umum Partai NasDem Surya Paloh, Foto: Istimewa Perbesar

Ketua umum Partai NasDem Surya Paloh, Foto: Istimewa

Sindiran untuk Partai Kalah yang Ikut Kekuasaan

PanselaNews.com, Denpasar – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengungkapkan bahwa partainya ditawari masuk kabinet Presiden Prabowo Subianto, namun menolak karena merasa tidak berjuang untuk Prabowo di Pilpres 2024. “Kami tahu diri dan punya rasa malu,” ujar Paloh di Denpasar, Bali, pada Kamis, 3 April 2025, seperti dikutip dari akun X resmi @NasDem. Pernyataan ini menjadi sorotan karena menegaskan sikap konsisten NasDem dalam politik.

BACA JUGA  Ribuan Bikers 2-Tak Padati Wonorejo: Baksos Nyawiji Bersama Bupati Tulungagung

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai langkah Paloh sebagai pelajaran etika politik. “Ini kritik untuk partai yang kalah pemilu tapi masuk kabinet, mereka tidak tahu malu,” katanya di YouTube, Minggu, 6 April 2025. Adi menyebut pernyataan Paloh bersayap, sekaligus menyindir partai pendukung Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang kini bergabung dalam kekuasaan. Ia menekankan pentingnya oposisi dalam demokrasi, agar pemilu tidak sekadar seperti “arisan politik.”

BACA JUGA  Bupati Mas Ipin Undang Salah Satu Warganya ke Pendopo 

Baca juga: Pimpinan Partai Agar Jauh Lebih Bijak Bersikap!

Sikap NasDem ini memicu diskusi tentang konsistensi partai politik di Indonesia. Dengan menolak tawaran kabinet, NasDem memilih berada di luar pemerintahan untuk menjaga integritasnya. Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi partai lain dalam menjalankan demokrasi yang sehat, di mana pemenang membentuk pemerintahan dan yang kalah berperan sebagai oposisi.(*)

BACA JUGA  Praktik Striptease Salah Satu Karaoke di Semarang Terbongkar, Polda Jateng Usut Tuntas
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini