Ilustrasi aplikasi WhatsApp di ponsel. (Pngtree)
PanselaNews.com,Trenggalek-
Kabupaten Trenggalek rawan bencana alam seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan kebakaran. Topografi yang berada di wilayah pegunungan menjadikan Kabupaten Trenggalek menjadi salah satu wilayah rawan bencana.
Musim penghujan rawan tanah longsor di lokasi-lokasi dengan tipe topografi yang curam. Kemudian juga bencana banjir di kantong-kantong banjir. Belum lagi angin puting beliung dan bencana alam lainnya. Di musim kemarau, bencana kebakaran hutan dan kekeringan juga menjadi ancaman tersendiri.
Menjadi daerah rawan bencana warga perlu tahu dan simpan nomor ini.
Guna memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, BPBD Kabupaten Trenggalek dibantu Dinas Komunikasi dan Informatika meluncurkan Chat board Sibentar (Siaga Bencana Trenggalek).
Melalui nomor WhatsApp 0851-6170-0191 masyarakat bisa mengakses beragam informasi kebencanaan. Termasuk menyampaikan kejadian bencana dan juga tata cara meminta bantuan kebencanaan. Menjadi penting karena dalam aplikasi ini disediakan fitur fitur penting terkait dengan kebencanaan.
Mulai dari prakiraan bencana, kejadian bencana, form pengusulan bantuan logistik dan air bersih. Kemudian info gempa dan tsunami serta nomor-nomor penting seperti Pemadam Kebakaran, Ambulance 119 dan yang lainnya.
Selain nomor itu BPBD juga menyiapkan nomor layanan Pusdalops kebencanaan di nomor 0822-4474-9096.
Kalaksa BPBD Kabupaten Trenggalek, ST.Triadi Admono, saat dikonfirmasi mengenai hal ini menerangkan, “Sibentar (Siaga Bencana Trenggalek) merupakan aplikasi BPBD yang setiap tahunnya untuk mempermudah masyarakat melaporkan terkait kebencanaan,” ucapnya Kamis (27/2/2025) di Pusdalops BPBD Trenggalek.
Menurut Triadi, “masyarakat bisa mengetahui bencana yang terjadi. Masyarakat bisa mengetahui tata cara memohon bantuan dan sebagainya. Jadi di situ ada beberapa fitur yang tentunya ini juga dukungan dari teman Kominfo untuk aplikasi ini. Apalagi ada SPBE ini, supaya masyarakat tidak mengalami kendala ketika terjadi suatu bencana dan tata cara meminta bantuan. Termasuk Pusdalops 1×24 jam,” imbuhnya.
Caranya cukup mudah dengan cukup menyimpan nomor ini di WhatsApp masing-masing. Kemudian mengetik pesan salam tangguh maka pengguna akan mendapatkan notifikasi jawaban mengenai fitur-fitur informasi yang disediakan.
Platform inovasi yang dikembangkan BPBD Kabupaten Trenggalek ini mendapatkan apresiasi dari Konjen Australia di Surabaya, Glen Askew saat melakukan kunjungan ke Trenggalek.
Menurutnya dari berbagai kunjungan ke kantor BPBD yang selama ini dilakukannya, belum pernah melihat inovasi dan tata kelola yang lengkap seperti yang dilakukan oleh Trenggalek.
Menurutnya ini bisa ditiru oleh BPBD lainnya. “Banyak persiapan dari BPBD di sini dan itu menyenangkan juga. Informasi-informasi seperti ini penting. Dan BPBD Trenggalek membuat inovasi itu,” ungkap Glen Askew, saat melakukan kunjungannya, Kamis (27/2/2025).
Masih menurut Konjen Australia itu, “Yang sudah ada di sini bagus semua. Hubungan kepada masyarakat bagus, ini menurut saya yang paling penting. Ada informasi dan edukasi kepada masyarakat itu penting,” tegasnya. (Sar)
Editor: Sarno Kenes









