Awarding Night WEC Season 2 Apresiasi Wirausaha Perempuan
Panselanews.com [SEMARANG] – Sebanyak 40 perempuan wirausaha UMKM Jawa Tengah merayakan puncak Women Ecosystem Catalyst (WEC) Season 2 di Legacy Convention Hall Plampitan, Semarang, pada Rabu malam (11/6/2025). Enam di antaranya menerima penghargaan sebagai penggerak ekonomi lokal, di antaranya Novita (Agrominafiber Handicraft) sebagai “Most Impactful Participant” dan Christina Dwi Laras Miranti (Larasta) sebagai “Best Pitching Participant”. Acara ini menegaskan potensi besar perempuan dalam membangun ekosistem bisnis yang tangguh.
Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan peran UMKM perempuan dalam menghadapi krisis ekonomi. “Lebih dari 60% pelaku UMKM adalah perempuan, terbukti ulet dan tahan krisis. WEC memperkuat ekosistem ini untuk pertumbuhan ekonomi merata,” ujarnya dalam sambutan. Ia juga bercanda bahwa “women” berasal dari “wow… men,” menyoroti energi luar biasa perempuan wirausaha.
WEC Season 2, kolaborasi PT HM Sampoerna, Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula, Pemprov Jateng, dan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), fokus pada pemberdayaan UMKM Jawa Tengah. Berbeda dengan WEC 2024 yang berskala nasional, tahun ini menjaring 1.005 pendaftar dari Jateng, dengan 371 lolos kurasi dan 40 mengikuti inkubasi selama enam bulan. Program ini mencakup tiga subprogram: Womenpreneur Incubation, Langkah Wirausaha, dan Batik Casual Style, yang mengasah keterampilan bisnis, pemasaran, dan jejaring.
Shinta Arum, WEC Representative, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk mengatasi tantangan seperti akses pasar dan pendanaan. “Kami ingin womenpreneur jadi katalisator, tak hanya wirausaha, tapi juga pencipta lapangan kerja,” katanya. Peserta mendapat mentoring dari tokoh seperti Meika Hazim (Cokelat nDalem) dan Ghufron Mustaqim (CEO Evermos), serta kesempatan pitching kepada investor.
Acara dihadiri oleh Head of Commercial Business Development Romulus Sutanto, Sekjen GSN Bobby Gafur Umar mewakili Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Ketua GSN Jateng Kukrit Suryo Wicaksono. Penghargaan lainnya diberikan kepada Anna Octavia (RDShop Semarang, Most Active), Muyasaroh (Bihan.id, Most Progressive), Siti Zubaidah (Zhetye Modiste, Most Resilient), dan Sisca Nur Any Kirana (Kirana Ecoprint Borobudur, Most Creative Design). Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk ekonomi inklusif, dengan rencana ekspansi ke lebih banyak daerah di Jateng pada 2026.(*)









