Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 8 Sep 2026 17:54 WIB

322 Ribu KK di Jateng Terdaftar Sistem Perlindungan Sosial Digital


					322 Ribu KK di Jateng Terdaftar Sistem Perlindungan Sosial Digital Perbesar

 

FOTO: Rapat Perluasan Uji Coba Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital Berbasis Infrastruktur Digital Publik, yang digelar secara daring. yang dipimpin oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut B Pandjaitan, yang diikuti Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Selasa (8/9/2026).

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Sebanyak 322.117 kepala keluarga (KK) di Jawa Tengah telah terdaftar dalam sistem perlindungan sosial digital. Pendataan tersebut terus diperkuat, untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat teridentifikasi, dan memperoleh akses perlindungan sosial secara tepat.

Untuk mendukung proses pendaftaran dan verifikasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyediakan 5.994 agen perlindungan sosial (Perlinsos) yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.360 agen tercatat aktif membantu masyarakat dalam proses pendaftaran.

BACA JUGA  Akses Jalur Pacitan - Ponorogo Kembali Bisa Dilalui Usai Tertutup Longsor

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Perluasan Uji Coba Perlindungan Sosial Digital Berbasis Infrastruktur Digital Publik, yang digelar secara daring pada Selasa (8/9/2026). Rapat yang dipimpin oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut B Pandjaitan tersebut diikuti Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Dalam kesempatan itu, Luthfi menyatakan, mendukung penuh terhadap digitalisasi bantuan sosial. Namun, menurutnya, keberhasilan sistem tersebut sangat bergantung pada kekuatan agen pendamping di lapangan. Sebab, sebagian besar sasaran bantuan sosial merupakan masyarakat desil 1-4, mulai dari kelompok sangat miskin hingga rentan miskin.

BACA JUGA  Ini Cara Unik Novita Hardini Dukung Suami Maju Lagi di Pilkada Trenggalek 

Karena itu, dia meminta agar agen pendamping diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur yang dekat dengan masyarakat, mulai dari jajaran pemerintah daerah, kepolisian, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Posyandu, dan lainnya.

Luthfi mengatakan, penguatan pendamping juga penting, untuk memastikan proses verifikasi berjalan optimal. Evaluasi di lapangan masih menemukan persoalan ketepatan sasaran bantuan, termasuk data penerima yang belum diperbarui sesuai kondisi terkini.

Menurutnya, dengan digitalisasi Perlinsos ini, akan mengurangi masalah warga penerima bantuan sosial hingga bertahun-tahun, tanpa pembaruan kondisi. Pasalnya, dalam sistem itu data diperbaharui secara real-time serta terverifikasi.

“Kami dari Provinsi Jawa Tengah sangat mendukung sekali kegiatan ini. Cuma, kami berpesan agar agen ini diperkuat agar tepat sasaran terkait verifikasi,” tegasnya.

BACA JUGA  Kapolres Apresiasi Suroan di Trenggalek, Pengesahan Warga Baru Pencak Silat Berlangsung Kondusif

Digitalisasi perlindungan sosial diarahkan untuk membuat data penerima bantuan semakin akurat, terintegrasi, dan terus diperbarui. Sistem itu juga membuka mekanisme pendaftaran maupun pengkinian (update) data secara on-demand, sehingga masyarakat tidak selalu harus menunggu proses pendataan secara berjenjang.

Ketua DEN, Luhut B Pandjaitan, meminta Jawa Tengah memperluas keterlibatan berbagai unsur hingga tingkat paling bawah. Pemerintah daerah, lurah, TNI, Polri, Babinsa, dan Koramil didorong untuk ikut membantu masyarakat mengakses sistem tersebut. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

6 Anggota Polres Trenggalek Siap Lepas Masa Lajang

11 September 2026 - 07:25 WIB

Tanpa Berbelit-belit, Santri Penghafal Al-Qur’an di Jateng Langsung Terima Tali Asih dari Pemprov

11 September 2026 - 07:06 WIB

88 Kasus CTEV Terdata, Kapolda Jateng Pastikan Anak Mendapat Akses Penanganan melalui Program Peduli CTEV

11 September 2026 - 06:22 WIB

Personel Polres Wonogiri Jalani Ujian Bela Diri Polri, Peserta Diuji Penguasaan Teknik hingga Kedisiplinan

10 September 2026 - 11:20 WIB

Ahmad Munir Bakal Lantik Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031 Sabtu Ini

9 September 2026 - 05:56 WIB

Trending di Berita Terkini